Iran luncurkan rudal dari kapal selam

Dubai (ANTARA News) – Iran berhasil menguji coba peluru kendali jelajah pada Ahad dalam latihan perang angkatan laut di dekat Selat Hormuz, kantor berita Iran melaporkan.

Pengujian rudal berlangsung di tengah peningkatan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Pada waktu lalu, Teheran mengancam akan menghalangi Selat Hormuz, rute pengapalan minyak utama di mulut Teluk, sebagai balasan atas aksi bermusuhan AS. Aksi AS itu termasuk usaha untuk menghentikan ekspor minyak Iran melalui pemberlakuan sanksi-sanksi.

Pada Agustus, Washington mengatakan Iran telah menguji coba sebuah rudal anti kapal berjarak pendek di selat itu dalam latihan perang angkatan laut. Latihan perang diyakini dimaksudkan sebagai peringatan setelah Presiden Donald Trump memutuskan untuk memberlakukan kembali sanksi-sanksi atas Teheran.

“Pada hari ketiga … latihan, satu kapal selam Angkatan Laut Iran kelas Ghadir berhasil meluncurkan peluru kendali jelajah,” demikian kantor berita IRNA melaporkan.

Kapal-kapal selam lain milik Iran, Tareq dan Fateh (Penakluk), yang baru dibuat di dalam negeri, memiliki kemampuan anti-kapal yang sama, menurut IRNA dengan mengutip satu pernyataan militer.

Lebih 100 kapal turut serta dalam latihan perang selama tiga hari di satu kawasan luas yang terbentang dari Selat Hormuz ke Samudera India, media negara itu melaporkan.

Trump Mei tahun lalu mundur dari perjanjian internasional mengenai program nuklir Iran dan memberlakukan kembali sejumlah sanksi atas Teheran.

Perluasan program rudal Iran, khususnya rudal balistiknya, membuat cemas AS dan negara-negara Eropa. Teheran menyatakan program itu memiliki kemampuan pencegah dan defensif.

Baca juga: AS: Iran uji coba rudal anti-kapal saat pelatihan perang
Baca juga: Iran tolak negosiasi program rudal dengan Eropa

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi Israel terus tangkapi warga Jerusalem, pegawai departemen waqaf Palestina

Al-Quds (Antara/WAFA-OANA) – Polisi Israel terus melancarkan kegiatannya terhadap warga Palestina di Al-Quds (Jerusalem), yang diduduki, dan pegawai Departemen Waqaf –yang bertugas atas harta umat Muslim di kota tersebut– berkaitan dengan upayanya menutup Bab Ar-Rahmah.

Penguasa Yahudi terus menutup Bab Ar-Rahmah dan melarang orang Palestina beribadah di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha.

Korban terakhir ulah polisi Yahudi adalah seorang penjaga Masjid Al-Aqsha yang diidentifikasi sebagai Samer Qabbani, yang ditahan pada Sabtu dan dibawa ke kantor polisi Israel, kata Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam. Qabbani ditangkap saat ia meninggalkan kompleks Masjid Al-Aqsha karena penguasa Yahudi berpendapat ia berperan dalam pembukaan kembali Bab Ar-Rahmah untuk orang Palestina yang ingin shalat setelah polisi menutupnya kembal pada Sabtu.

Polisi Israel telah menahan lebih dari 60 orang Palestina dalam beberapa hari belakangan karena mereka diduga terlibat dalam pembukaan kembali Bab Ar-Rahmah untuk orang yang mau beribadah untuk pertama kali dalam 16 tahun, setelah polisi Israel menutupnya dengan alasan yang lemah.

Ribuan orang Palestina menunaikan Shalat Jumat di bangunan tersebut dan berikrar akan terus membuka gerbang itu sepanjang waktu buat orang yang ingin shalat meskipun polisi Israel keberatan dan mengancam.

Rakyat Palestina khawatir Israel menutup bangunan tersebut, yang berada di tengah kompleks Masjid Al-Aqsha, untuk pada akhirnya mengubahnya menjadi kuil Yahudi, tindakan yang ditentang dengan keras oleh rakyat Palestina dan umat Muslim di seluruh dunia. Masjid Al-Aqsha adalah tempat suci ketiga buat umat Muslim, setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, dan masjid itu murni menjadi tempat ibadah.

(Uu.C003/M007)

(T.C003/B/C003/B/M007) 23-02-2019 21:24:25

Pewarta:
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan orang menyelamatkan diri dari IS ke kamp di Suriah

PBB, New York (ANTARA News) – PBB dan mitranya di Kamp Al-Hol di Suriah menerima ribuan orang yang menyelamatkan diri dari pertempuran di wilayah Hajin di Suriah Timur, kata seorang juru bicara PBB pada Kamis (21/2).

“PBB dan semua mitranya terus meningkatkan upaya mereka guna menampung dan menyediakan bantuan buat orang yang tiba di Kamp Al-Hol,” kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, sebagaimana diberitakan Kantor Berita China, Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat siang. “Penghuninya sudah melebihi daya tampung, dengan sebanyak 41.000 orang tinggal di sana, termasuk lebih dari 30.000 orang yang telah tiba sejak Desember.”

Dujarric juga mengatakan kepada wartawan dalam satu taklimat rutin bahwa “satu tempat persinggahan” telah dibuat antara Hajin dan Al-Hol “untuk menyediakan bantuan buat orang yang melakukan perjalanan berat ke kamp tersebut”.

Saat pertempuran di berbagai daerah Hajin di sepanjang Sungai Eufrat di Gubernuran Deir Ez-Zour di Suriah tampaknya mencapai puncak terakhirnya, ia mengatakan, “Ribuan perempuan, anak kecil dan lelaki diperkirakan diungsikan dan bergerak ke arah Kamp Al-Hol di Vubernuran Al Hasakeh dalam beberapa hari ke depan.”

Baca juga: Krisis pengungsi Suriah membuat pencari suaka membludak

Baca juga: Bashar anggap perang Suriah perang internasional, bukan perang saudara

Ia mengatakan beberapa orang yang melakukan perjalanan “telah terjebak di daerah yang dikuasai Da`esh (IS) dengan akses terbatas atau tanpa akses ke layanan kesehatan, barang keperluan dasar dan bantuan kemanusiaan. Banyak orang tiba dalam kondisi kritis, dan sedikitnya 61 anak kecil telah meninggal selama perjalanan dari Hajin atau tak lama setelah tiba di Kamp Al-Hol”.

Hajin dulu adalah kota kecil terakhir yang dikuasai IS saat kelompok gerilyawan itu terdesak dari sisa wilayah “kekhalifahannya” di Suriah.

“PBB terus menyeru semua pihak agar melakukan setiap tindakan yang mungkin untuk melindungi warga sipil dan memastikan orang yang kehilangan tempat tinggal memiliki akses ke bantuan dan layanan perlindungan, termasuk perawatan kesehatan darurat saat mereka meninggalkan Hajin,” kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB tersebut.

Redaktur: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sekolah di Tepi Barat diserang oleh pemukim Yahudi, kedua dalam sepekan

Nablus, Palestina,(ANTARA News) – Untuk kedua kali dalam satu pekan, pemukim Yahudi pada Kamis (21/2) menyerang dengan menggunakan batu pada Sekolah Menengah Urif di bagian selatan Kota Nablus di bagian utara Tepi Barat Sungai Jordan.

Anggota Dewan Desa Urif Adel Amer mengatakan kepada Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi, pemukim Yahudi melemparkan batu ke sekolah tersebut tak lama setelah kegiatan belajar-mengajar berakhir.

Sementara itu, tentara Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah siswa saat mereka meninggalkan sekolah tersebut.

Itu adalah untuk kedua kali dalam satu pekan pemukim Yahudi menyerang Sekolah Urif, katanya.

Pemukim Yahudi juga menyerang beberapa rumah di daerah tersebut, sehingga mengakibatkan bentrokan dengan warga setempat.

Belum ada laporan mengenai orang yang cedera.

Penyunting: Chaidar Abdullah/Maria D. Andriana
Baca juga: Pemukim Yahudi serang rumah orang Palestina di Tepi Barat
Baca juga: Israel larang buku sekolah Palestina masuk Gaza
Baca juga: Israel gempur sekolah PBB di Gaza tewaskan 20 orang
Baca juga: AS kutuk pemboman sekolah PBB di jalur GazaBaca juga: Muhammadiyah Beri Sekolah Gratis 200 Pelajar Palestina

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rakyat Palestina shalat di luar masjid Al-Aqsha untuk protes penutupan

Al-Quds, 21/2 (Antara/Anadolu-OANA) – Puluhan orang Palestina menunaikan shalat pada Rabu (20/2) di luar komplek Masjid Al-Aqsha, yang menjadi tempat bentrokan, di Al-Quds (Jerusalem) untuk memprotes penutupan yang berlanjut oleh Israel atas Bab Ar-Rahmah.

Pada Rabu pagi, pasukan Israel digelar di dekat gerbang itu di tengah ketegangan yang meningkat dengan orang Palestina yang beribadah, demikian dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam.

Gerbang berada di sisi timur kompleks tempat suci umat Muslim tersebut.

Pada Senin, penguasa Yahudi menutup gerbang itu, menghalangi ratusan orang Muslim yang ingin beribadah memasuki Masjid Al-Aqsha, dan menahan beberapa orang Palestina di dalam kompleks masjid tersebut.

Hari berikutnya, penguasa Yahudi dilaporkan membuka kembali gerbang itu untuk sementara.
Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasukan Suriah dukungan AS serahkan ratusan anggota ISIS kepada Irak

Baghdad (ANTARA News) – Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat menyerahkan lebih dari 150 petempur Irak dan asing ISIS kepada Irak, Kamis.

Penyerahan tersebut merupakan yang pertama, kata dua sumber militer Irak kepada Reuters, berdasarkan perjanjian yang ditengahi untuk menyerahkan sebanyak 502 anggota ISIS.

“Mayoritas petempur adalah warga Irak,” kata kolonel militer yang unitnya ditempatkan di perbatasan Suriah. “Tetapi kami juga menawan petempur asing, yang jumlahnya sedikit.”

Ahmed al-Mahallawi, Wali Kota Al Qaim, yang terletak di perbatasan Irak, mengatakan beberapa keluarga anggota ISIS juga diserahkan.

“Pagi dini hari, 10 truk yang membawa para anggota Daesh (ISIS, red) beserta keluarga mereka diserahkan oleh pasukan SDF kepada militer Irak,” kata dia.

“Mayoritas para petempur (ISIS) adalah warga Irak dan konvoi tersebut mendapat pengawalan ketat menuju markas militer Jazeera dan Badiya.” Basis keduanya terletak di Provinsi Anbar.

SDF dan koalisi dukungan AS tidak dapat dihubungi segera untuk dimintai komentar.

Berita penyerahan para anggota ISIS datang saat pasukan dukungan AS tengah bersiap melancarkan serangan ke wilayah kantong terakhir kelompok ekstremis itu di Suriah timur. Warga sipil terakhir diperkirakan akan dievakuasi pada Kamis, untuk membersihkan jalan serangan tersebut, kata SDF.

Menurut kelompok itu, sekitar 800 warga asing pegaris keras yang bergabung dengan ISIS, termasuk banyak warga Irak, ditahan oleh SDF di Suriah. Lebih dari 2.000 anggota keluarga juga berada di dalam kamp sementara puluhan lainnya berdatangan setiap hari.

Nasib mereka menjadi semakin tertekan dalam beberapa hari terakhir saat pejuang dukungan AS merencanakan serangan untuk merebut peninggalan terakhir kekhalifahan, yang digaungkan kelompok tersebut.

Pada Selasa, Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi mengatakan bahwa Irak secara hati-hati memantau situasi di perbatasan Suriah di tengah kekhawatiran bahwa para anggota ISIS yang tersisa dapat mengalir melintasi perbatasan.

Kelompok garis keras tersebut masih menjadi ancaman di Irak. Beberapa pejabat negara-negara Barat meyakini bahwa pentolan kelompok ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, kemungkinan masih bersembunyi di negara itu.

Baca juga: Beda pendapat dengan Trump, Merkel sebut ISIS belum dikalahkan
Baca juga: Anak lelaki Abu Bakr Baghdadi tewas di Homs

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saksi mata: jet Israel serang Jalur Gaza timur

Kota Gaza, Palestina (ANTARA News) – Satu jet tempur Israel pada Rabu (20/2) melancarkan serangan udara ke bagian timur Jalur Gaza, tempat rakyat Palestina melancarkan protes, kata beberapa saksi mata.

Dua rudal ditembakkan ke dekat pemrotes, kata beberapa saksi mata kepada Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam.

Tak ada laporan mengenai korban jiwa.

Militer Israel mengatakan di dalam satu pernyataan pada Rabu bahwa serangan tersebut ditujukan ke satu lokasi yang berafiliasi kepada HAMAS sebagai “reaksi atas balon terbakar” yang diluncurkan ke permukiman di Israel Selatan di dekat Jalur Gaza.

Para pegiat Palestina telah menerbangkan balon dan layangan yang terbakar ke wilayah Israel sebagai bagian dari protes antipendudukan yang berlangsung di sepanjang zona penyangga Jalur Gaza-Israel.

Menurut para pejabat Israel, “senjata udara rakitan” itu telah mengakibatkan sejumlah kebakaran di dalam permukiman Israel, sehingga menimbulkan kerugian materil besar tapi tak merenggut korban tewas atau cedera.

Baca juga: Warga palestina tewas di Gaza setelah terluka parah

 
Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kelompok baru pengungsi Suriah pulang dari Jordania

Daraa, Suriah, 21/2 (ANTARA News) – Kelompok baru warga negara Suriah yang mengungsi di berbagai kamp di Jordania telah pulang ke Suriah melalui tempat penyeberangan perbatasan Nassib-Jaber.

Wartawan Kantor Berita Suriah, SANA –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi, di perbatasan tersebut mengatakan puluhan orang Suriah, termasuk anak kecil dan perempuan, pulang pada Rabu dari kamp di Jordania melalui tempat penyeberangan Nassib. Mereka kemudian akan pergi ke desan dan kota tempat asal mereka, yang telah dibebaskan dari pelaku teror.

Pemerintah, kata wartawan SANA, telah menyiapkan sejumlah kendaraan dan truk untuk mengangkut orang Suriah yang pulang dan barang-barang mereka setelah menyelesaikan prosedur masuk –yang sederhana.

Layanan medis dan lain-lain juga telah diberikan kepada orang yang pulang tersebut.

Pada awal Desember, SANA melaporkan sebanyak 1.439 orang Suriah yang telah mengungsi akibat serangan teror telah pulang melalui tempat penyeberangan perbatasan dengan Jordania, Nassib.

Kepala Departemen Imigrasi dan Paspor di tempat penyeberangan Nassib, Mazen Ghandour, mengatakan gerakan orang yang pulang telah meningkat selama satu pekan. Perbatasan Nassib telah menerima 1.439 orang yang pulang setelah kemudahan diberikan oleh Kedutaan Besar Suriah di Jordania kepada warga negara yang meninggalkan negeri mereka secara acak dan bersedia pulang ke tempat asal mereka.

Orang Suriah yang pulang itu, yang secara keseluruhan berjumlah 4.219 sejak pembukaan kembali pos penyeberangan perbatasan pada 15 Oktober lalu, pulang ke Suriah dengan menggunakan tiket jalan sementara yang diberikan oleh Kedutaan Besar Suriah di Jordania buat mereka, tambah Ghandour.

Kepulangan secara aman dan keamanan sebagian besar wilayah berkat pengorbanan prajurit Tentara Arab Suriah mendorong warga negara Suriah untuk pulang ke desa dan kota asal mereka, tempat mereka telah terusir akibat aksi teror, kata Ghandour.
Penyunting: Chaidar Abdullah/Maria D. Andriana 

Baca juga: Puluhan anak-anak di kamp Suriah meninggal akibat cuaca ekstrem 
Baca juga: Presiden Lebanon serukan pengungsi Suriah pulang 
Baca juga: UNHCR katakan tidak dorong pengungsi Suriah pulang dari Lebanon
 Baca juga: PBB: 7.000 lebih anak menjadi korban konflik di Suriah

 

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Puluhan orang Palestina ditangkap setelah polisi Israel serbu Al-Aqsha

Al-Quds, Palestina (ANTARA News) – Puluhan orang Palestina cedera dan ditangkap setelah polisi Israel menyerbu orang-orang yang sedang menunaikan shalat di daerah Bab Ar-Rahmah (Golden Gate) di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha di Kota Tua Al-Quds (Jerusalem).

Beberapa saksi mata dan sumber medis mengatakan polisi menyerang orang yang sedang beribadah dan berusaha memindahkan gerbang logam yang menghalangi jalan masuk ke satu bangunan di sebelah Bab Ar-Rahmah untuk menunaikan shalat di dalamnya.

Polisi pada Ahad memasang rantai di gerbang tersebut, tapi warga Palestina mencabutnya setelah mereka khawatir penguasa Yahudi bermaksud menutup bangunan itu untuk nanti membuat kuil Yahudi, kata Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.

Beberapa saksi mata mengatakan polisi Israel menyerang orang yang sedang beribadah dan menangkap tak kurang dari 15 orang sementara staf medis Bulan Sabit Merah mengatakan mereka merawat sejumlah orang, yang menderita luka akibat dipukuli dan menghirup gas air mata.

Tak lama setelah peristiwa terjadi, para pejabat Muslim mengatakan polisi Israel meninggalkan kompleks masjid itu dan suasana kembali tenang sesudah kesepakatan dicapai bahwa situasi di Bab Ar-Rahmah kembali ke kondisinya sebelum polisi memasang rantai di gerbang tersebut.

Sementara itu, sedikitnya 20 orang Palestina ditembak dan cedera akibat terkena peluru aktif dan sebagian lagi menderita sesak nafas karena menghirup gas air mata saat personel Angkatan Laut Israel menyerang protes “Pawai Akbar Kepulangan” di lepas pantai di sebelah barat-laut Kota Gaza, kata Bulan Sabit Merah Palestina (PRC).

Angkatan Laut Israel melepaskan tembakan ke arah ratusan orang Palestina yang ikut dalam demonstrasi damai sebagai bagian dari protes Pawai Akbar Kepulangan di lepas pantai Kota Gaza di dekat perbatasan laut dengan Israel. Mereka menembaki dan melukai sedikitnya 20 orang.

Orang-orang yang cedera tersebut dibawa ke Rumah Sakit Dar Ash-Shifa, sebelah barat Kota Gaza, untuk diobati dan kondisi medis mereka dilaporkan tidak terlalu parah.

Banyak orang Palestina juga menderita sesak napas karena menghirup gas air mata yang ditembakkan ke arah mereka oleh pasukan Yahudi.

Baca juga: Ahli PBB: aksi global diperlukan guna hadapi pembangunan permukiman Yahudi

 
Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Inggris kutuk pengusiran keluarga Palestina oleh polisi Israel

Al-Quds, Palestina (ANTARA News) – Wakil Konsul Jenderal Inggris Alison Hall mengutuk pengusiran keluarga Abu Assab oleh polisi Israel dari rumahnya di Wilayah Muslim di Kota Tua Al-Quds (Jerusalem) Timur, yang diduduki Israel.

Rumah itu direncanakan penguasa Yahudi untuk diserahkan kepada pemukim Yahudi.

Penguasa Yahudi pada Ahad (17/2) meminta dengan paksa keluarga Abu Assab pindah dari rumahnya di Wilayah Muslim di Kota Tua Al-Quds dan rumah itu akan diserahkan kepada sekelompok pemukim Yahudi.

Wakil Konsul Jenderal Inggris tersebut, di dalam satu pernyataan sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi, mengatakan Pemerintah Inggris mengutuk pengusiran keluarga Abu Assab oleh polisi Israel dari rumahnya di Kota Tua Al-Quds, tempat keluarga itu telah tinggal selama beberapa dasawarsa.

Ia mengatakan operasi pengusiran oleh penguasa Israel, yang ia tekankan mengakibatkan penderitaan yang tidak perlu bagi warga Palestina, adalah pelanggaran terhadap hukum internasional dan merusak peluang untuk mewujudkan perdamaian.

Baca juga: Pemukim Yahudi serang rumah orang Palestina di Tepi Barat
Baca juga: Israel sita-ratakan lahan di Tepi Barat buat perluasan permukiman

 
Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Israel sita-ratakan lahan di Tepi Barat buat perluasan permukiman

Qalqiliya, Palestina, (ANTARA News) – Pasukan keamanan Israel meratakan lahan di Desa Siniria dan Masha di sebelah selatan Kota Qalqilya di bagian utara Tepi Barat Sungai Jordan, kata Ketua Dewan Siniria Mohammad Ash-Sheikh.

Ia mengatakan Israel meratakan dengan tanah lahan tersebut sebagai awal bagi perluasan empat permukiman Yahudi tidak sah yang dibangun di lahan milik kedua desa itu.

Ia mengatakan ratusan dunum lahan diratakan dengan tanah tanpa pemberitahuan kepada pemilik tanah tersebut mengenai keputusan untuk menyita tanah itu, demikian laporan Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi. (1 dunum = 1.000 meter persegi).

Buldoser militer Israel juga meratakan dengan tanah satu jalur luas lahan pertanian milik orang Palestina di Desa Burin, sebelah selatan Nablus, kata seorang pegiat lokal.

Ghassan Daghlas, yang memantau kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di bagian utara Tepi Barat, mengatakan pasukan Israel meratakan dengan tanah lahan pertanian luas yang ditanami pohon almond milik warga Burin dengan tujuan perluasan pos terdepan permukiman Yahudi tidak sah di dekatnya, Givat Runim.

Baca juga: Palestina-Jordania kutuk penutupan Masjid Al-Aqsha oleh Israel
Baca juga: Kelas Bahasa Indonesia dibuka di Palestina untuk pertama kalinya
Baca juga: Remaja Palestina tewas setelah ditembak pasukan Israel

Redaktur: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Palestina-Jordania kutuk penutupan Masjid Al-Aqsha oleh Israel

Ramallah, Palestina, (ANTARA News) – Presiden Palestina dan Jordania dengan keras mengutuk penutupan dengan menggunakan rantai dan gembok kompleks pemakaman Gerbang Ar-Rahmah –yang berdampingan dengan tembok timur Masjid Al-Aqsha.

Kantor Presiden Palestina juga menentang rencana Israel untuk melakukan penutupan sementara dan pemisahan sebagian masjid tersebut.

Di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan Senin (18/2), sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi, Kantor Presiden Palestina menganggap kekuatan pendudukan Israel bertanggung jawab atas ketegangan dan situasi yang memburuk di wilayah tersebut.

Kantor Presiden Palestina memperingatkan Israel agar tidak melanjutkan kebijakan penindasan dan sewenang-wenangnya, yang hanya akan mengakibatkan aksi pembalasan dan menyulut kemarahan rakyat Palestina.

Kantor Presiden Palestina menegaskan kantor itu mengikuti tindakan Israel saat ini di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha, dan melakukan kontak untuk “menekan Israel, penguasa pendudukan”, untuk menghentikan agresinya terhadap masjid tersebut, orang yang beribadah, dan menuntut dilestarikannya status quo 1967 masjid itu.

Baca juga: Anggota komite eksekutif PLO kutuk penutupan Orient House di Al-Quds

Sementara itu, Kementerian Urusan Luar Negeri dan Ekspatriat Jordania mengutuk “dengan sekeras-kerasnya” penutupan Israel atas Masjid Al-Aqsha di Al-Quds (Jerusalem), yang diduduki, dan peneyrangan terhadap orang yang beribadah.

Juru bicara kementerian tersebut Sufian Al-Qudah menuntut Israel “bertindak sejalan dengan hukum internasional dan segera membuka kembali pintu gerbang itu, menghormati kesucian tempat suci tersebut, tidak melarang orang yang ingin beribadah memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha, menarik pasukan keamanannya dari kompleks tempat suci itu dan menghormati perasaan umat Muslim”, kata Kantor Berita Jordania, Petra.

Juru bicara tersebut mengecam tindakan Israel terhadap Masjid Al-Aqsha sebagai “pelanggaran nyata terhadap status quo hukum dan sejarah dan kewajiban Israel berdasarkan hukum internasional serta hukum kemanusiaan internasional, sebagai kekuatan pendudukan, dan menganggapnya sepenuhnya bertanggung jawab atas keselamatan masjid itu”.

Ia menekankan bahwa Kementeri Luar Negeri Jordania “mengikuti perkembangan berbahaya ini melalui bermacam saluran guna menjamin pemukaan kembali gerbang tersebut dan pemulihan ketenangan di Al-Haram Asy-Syarif”.

Ia mengatakan kementerian itu telah melancarkan protes ke Kementerian Luar Negeri Israel, dan menyampaikan pengutukan pemerintah terhadap tindakan provokatif Israel terhadal Al-Haram Asy-Syarif, dan menuntut penghentian segera semua tindakan tersebut, kata Petra.

Baca juga: Masyarakat Indonesia diajak Adara Relief International dukung perjuangan perempuan Al-Quds

Redaktur: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Senjata buatan Amerika-Israel ditinggalkan di Damaskus

Pinggir Damaskus, Suriah, (ANTARA News) – Dalam proses pekerjaan yang terus dilakukan untuk mengamankan daerah yang dibebaskan di pinggir Damaskus, pemerintah menemukan banyak senjata dan amunisi, termasuk roket buatan Amerika dan Israel.

Satu sumber mengatakan kepada SANA –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi– saat satuan teknisi menyisir daerah yang dibebaskan dari gerilyawan di Pinggir Damaskus, Suriah, mereka menemukan roket buatan Amerika dan Israel.

Selain itu, mereka juga menemukan banyak amunisi, bom dan bermacam jenis senjata ringan dan sedang yang disembunyikan di gudang bawah tanah.

Sumber tersebut mengatakan amunisi yang disita itu meliputi banyak peluru senapan mesin yang berukuran sedang, senapan, tank dan senjata artileri, selain ratusan roket Grad dan banyak lagi rudal anti-tank buatan Amerika serta roket 128 mm buatan Israel.

Sumber itu menambahkan pemerintah juga menemukan banyak peluru RPG, bom, rudal Malyutka dan roket anti-tank.

Baca juga: Suriah tuntut PBB tindak kejahatan pasukan koalisi
Baca juga: Erdogan: Turki pertahankan komunikasi dengan pemerintah Suriah

Redaktur: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua polisi tewas akibat ledakan di Kairo

Kairo, (ANTARA News) – Dua polisi tewas dan tiga orang lagi terluka saat bahan peledak yang dibawa seorang gerilyawan, yang sedang diburu oleh polisi, meledak di jantung ibu kota Mesir, Kairo, Senin, demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri.

Menurut kementerian itu, pasukan keamanan sedang melakukan pengejaran terhadap pria tersebut guna mencari pelaku yang berupaya menyerang patroli polisi di bagian barat Kairo Jumat lalu.

Setelah mengamankan tersangka di distrik Islam kuno Kairo di dekat Mesjid Al Azhar, “salah satu bahan peledak miliknya meledak sehingga meregang nyawa si tersangka, kata Reuters. Satu petugas polisi dari keamanan nasional dan seorang petugas dari (departemen) penyelidikan Kairo turut menjadi korban tewas akibat ledakan tersebut.

Tiga warga sipil juga terluka, termasuk siswa asal Thailand yang mengalami luka ringan, kata pasukan keamanan. Di daerah sekitar Masjid Al Azhar terdapat banyak pasar dan menjadi tujuan wisata ternama.

Baca juga: Satu orang tewas, empat cedera dalam ledakan di Kairo
Baca juga: Mesir tangkap tersangka pelaku pengeboman gereja di Kairo

Stasiun TV pemerintah menayangkan foto hitam putih tersangka, yang diketahui bernama Al-Hassan Abdullah dan berusia 37 tahun.

Upaya penyerangan pada Jumat lalu menewaskan dua polisi dan melukai tiga warga sipil, saat bom rakitan yang sedang dijinakkan tiba-tiba meledak, menurut keterangan polisi saat itu.

Pasukan keamanan Mesir melakukan kegiatan melawan kaum fanatik selama setahun terakhir, yang berpusat di Semenanjung Sinai Mesir. Pada Sabtu militer Mesir mengatakan sebanyak 15 personel mereka tewas dalam bentrokan di Sinai Utara. Insiden tersebut juga menewaskan tujuh gerilyawan.

Serangan di ibu kota Mesir relatif jarang terjadi, meskipun bom pinggir jalan di Giza pada Desember lalu telah menewaskan tiga wisatawan asing asal Vietnam dan pemandu mereka yang merupakan penduduk Mesir.

Redaktur: Asri Mayang Sari 

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Turki desak NATO dukung perang negeri itu melawan teror

Ankara, Turki, (ANTARA News) – Ketua parlemen Turki pada Senin (18/2) mendesak NATO agar membantu perang negerinya melawan kelompok teror.

“Saya senang untuk merayakan ulang tahun ke-67 keanggotaan Turki di NATO,” kata Binali Yildirim di dalam satu pernyataan.

Ketika menceritakan bagaimana Turki bergabung dengan NATO pada 18 Februari 1952, Yildirim mengatakan, “Turki memainkan peran penting dalam menyediakan keperluan pertahanan sebagai anggota penting perhimpunan tersebut.”

Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi, Yildirim menambahkan bahwa Turki “dengan tekad kuat melanjutkan perangnya melawan terorisme”.

Baca juga: Presiden Erdogan: Turki akan buru semua kelompok teror
Baca juga: Presiden Erdogan: demi keutuhan wilayah Suriah, PYD/Ypg harus pergi

“Sehubungan dengan ini, kami berharap sekutu kami mendukung operasi Turki yang telah dilancarkan negeri ini dengan sangat tekun melawan organisasi PKK/PYD/YPG dan Da`esh,” katanya.

Turki telah menjadi anggota NATO selama 67 tahun dan menggembar-gemborkan diri sebagai militer terbesar kedua di aliansi itu, setelah AS.

Dalam kegiatan teror selama lebih dari 30 tahun melawan Turki, PKK –yang dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa– telah bertanggung-jawab atas kematian sebanyak 40.000 orang. YPG/PYD adalah cabang PKK di Suriah.

Lebih dari 300 orang telah kehilangan nyawa mereka dalam serangan yang diklaim oleh Da`esh di Turki, dengan sasaran warga sipil dalam berbagai serangan senjata api, roket dan bom.
Baca juga: Ankara dukung Teheran dalam perangi terorisme
Baca juga: Surat cinta ungkapkan kisah cinta paling terkenal pada masa Utsmaniyah

Redaktur: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pihak bertikai di Yaman sepakat tarik pasukan dari Hudaidah

PBB (ANTARA News)  – Pemerintah Yaman dan perwakilan al Houthi mencapai kesepakatan “Tahap I” tentang penarikan pasukan mereka, berdasarkan perjanjian yang ditengahi PBB, dari kota pelabuhan Hudaidah, Yaman, kata PBB pada Minggu (17/2).

“Para pihak mencapai kesepakatan Tahap I tentang pemindahan pasukan mereka,”  kata kantor juru bicara PBB tanpa memberikan penjelasan yang sebenarnya tentang apa yang disepakati antara kelompok al Houthi, yang bersekutu dengan Iran, dan pemerintah yang didukung Saudi.

PBB sedang berusaha menerapkan perjanjian penarikan pasukan dan gencatan senjata di Hudaidah, pintu gerbang utama bagi impor Yaman, sebagai bagian dari upaya mengakhiri perang yang telah menelan puluhan ribu jiwa dan membawa jutaan orang ke ambang kelaparan.

Berdasarkan kesepakatan Tahap I, kelompok al Houthi akan mundur dari pelabuhan Hudaidah, Saleef dan Ras Isa. Langkah serupa juga harus dilakukan pasukan koalisi dari pinggiran kota bagian timur, tempat pertempuran berkecamuk sebelum genjatan senjata diberlakukan pada 18 Desember.

Sebagian besar aturan genjatan senjata Hudaidah dihormati namun pertempuran terus terjadi antara gerakan al Houthi dan musuh mereka dalam memerangi koalisi pimpinan Saudi untuk memulihkan pemerintahan yang diakui secara internasional.

Baca juga: Pihak-pihak yang berperang di Yaman bertemu di kapal bahas penarikan tentara
Baca juga: DPR AS setujui penghentian dukungan untuk koalisi Saudi di Yaman

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Utusan Turki: Itikad politik diperlukan untuk selesaian krisis Libya

Ankara, Turki (ANTARA News) – Utusan Khusus Turki untuk Libya Emrullah Isler menuntut itikad politik internasional untuk menyelesaikan krisis di Libya, yang dicabik perang.

“Kami menginginkan perdamaian dan kestabilan di Libya,” kata Isler, yang menyeru semua pihak yang terlibat agar “memainkan peran positif dan menghindari standar ganda”.

Saat peringatan kedelapan Revolusi 17 Februari, yang mengakhiri 42 tahun kekuasaan Muammar Gaddafi di Libya, Isler menilai pencarian perujukan nasional di Libya dan situasi saat ini di negeri itu.

Isler, yang juga adalah anggota Parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan –yang berkuasa, mengatakan kepada Kantor Berita Turki Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam– sangat mudah untuk mencapai penyelesaian di Libya dengan itikad politik.

Ia menambahkan perang saudara pasca-Arab Spring serupa dengan yang terjadi di Suriah dan Yaman, dan mengakhiri perang di Suriah akan memiliki dampak domino bagi wilayah tersebut.

Baca juga: Turki buka kembali Kedubes di Tripoli

Utusan khusus itu mengecam propaganda anti-Turki yang disebarkan oleh Khalifa Haftar –mantan jenderal di bawah Gaddafi– di media Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

“Negara yang menanam modal pada kebuntuan di Libya dengan menyediakan berbagai jenis senjata, menyalahkan Turki dalam upaya memanipulasi diri mereka dan menyembunyikan kerentanan mereka,” kata Isler.

“Kalau saja Turki mendukung satu pihak seperti yang kalian lakukan, kami tentu akan mengubah keseimbangan di lapangan. Kalian berdusta,” tambah Isler.

Ketika berbicara mengenai upaya PBB bagi peta jalan di Libya, Isler mengatakan Turki mengharapkan penerapan bertahap upaya tersebut.

Ia menyatakan bahwa Haftar, yang didukung oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat –yang bermarkas di Tobruk, tapi tidak terlibat dalam kesepakatan politik, berusaha memperkuat pengaruhnya dengan melancarkan operasi di bagian selatan negeri itu.

Baca juga: Turki Akui Dewan Pemberontak Libya

Ia mengatakan pelaku utama di wilayah tersebut tidak peduli dengan perpecahan di Libya dan status quo di negeri itu.

Isler juga mengatakan setelah pengangkatannya sebagai utusan khusus, ia mula-mula mengunjungi bagian timur negeri tersebut. Ia bertemu dengan pelaku politik selain Haftar dan menyampaikan kepada mereka pesan jelas bahwa Turki menentang campur tangan asing di negeri itu dan dialog politik adalah satu-satunya cara untuk maju.

Libya telah dilanda kerusuhan sejak 2011, ketika aksi perlawanan berdarah yang didukung NATO mengakibatkan tersingkirnya dan tewasnya Gaddafi setelah lebih dari empat dasawarsa berkuasa.

Sejak itu, perpecahan politik parah di Libya telah menghasilkan dua pemerintah yang bersaing –satu di Tobruk dan satu lagi di Tripoli– dan dipenuhi kelompok milisi yang bersenjata berat.

Redaktur: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Militer Mesir: 15 tentara gugur atau cedera dalam bentrokan di Shamal Sina`

Kairo (ANTARA) – Sebanyak 15 personel militer Mesir tewas atau cedera dalam bentrokan pada Sabtu (16/2) di Shamal Sina` (Sinai Utara), kata militer Mesir.

Pihak militer juga mengatakan tujuh gerilyawan tewas dalam bentrokan tersebut.

Rincian mengenai korban jiwa dari militer masih belum jelas. Namun, dua sumber keamanan mengatakan kepada Reuters bahwa beberapa korban cedera berada dalam kondisi kritis.

ISIS melalui kantor berintanya, AMAQ, beberapa saat kemudian mengaklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka mengatakan 15 tentara Mesir tewas, memperbarui angka sebelumnya yang mengatakan 20 tentara tewas setelah bentrokan di ibu kota Provinsi Shamal Sina`, El Arish.

Baca juga: Angkatan Udara Mesir serang militan Sinai

ISIS mengatakan bentrokan itu terjadi dengan menggunakan “berbagai jenis senjata.” Meskipun demikian, kelompok itu tidak memberikan bukti terhadap klaimnya.

Tahun lalu, pasukan keamanan meluncurkan operasi penumpasan terhadap kelompok gerilyawan itu yang berpusat di Semenanjung Sinai. Militer mengatakan mereka telah menewaskan beberapa ratus gerilyawan sejak operasi itu digelar.

Baca juga: Presiden Mesir berikrar tindak keras penyerang masjid Sinai

“Gabungan operasi, pengejaran, dan penumpasan elemen-elemen teroris di lokasi kejadian tengah dilakukan,” kata pernyataan juru bicara militer.

Sumber keamanan mengatakan operasi itu digelar dibawah perlindungan kekuatan udara.

Sejak 2013, gerilyawan ISIS telah berulang kali menargetkan pos-pos pemeriksaan dan minoritas penganut Kristen di Mesir.

Redaktur: I Wayan Yoga H/Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Iran minta Pakistan tumpas para penyerang, peringatkan Saudi

Dubai (ABTARA News) – Iran mendesak Pakistan sebagai negara tetangganya pada Sabtu untuk menumpas para militan yang membunuh 27 personel Garda Revolusi dalam satu serangan dekat perbatasan atau menghadapi aksi militer Teheran “untuk menghukum para teroris”, media pemerintah melaporkan.

Komandan Garda Revolusi Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari juga memperingatkan saingan regional Iran, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UAE), bahwa mereka akan menghadapi “langkah-langkah pembalasan” atas dukungan kepada kelompok-kelompok militan Sunni yang telah menyerang pasukan keamanan Iran.

Riyadh dan UAE membantah ini, demikian Reuters melaporkan.

“Jika Pakistan tidak melaksanakan tanggung jawabnya, Iran berhak untuk menghadapi ancaman di perbatasan-perbatasannya … berdasarkan hukum internasional dan akan membalas untuk menghukum para teroris,” kata Jafari yang dikutip kantor berita IRNA.

Baca juga: Bom bunuh diri tewaskan 23 dekat perbatasan Pakistan-Iran

Baca juga: Iran-Pakistan tingkatkan kerja sama bilateral

Seorang pelaku bom bunuh diri dengan menggunakan mobil membunuh 27 anggota pasukan elit Iran, Garda Revolusi, pada Rabu di kawasan bagian tenggara tempat pasukan keamanan menghadapi peningkatan serangan-serangan para militan dari minoritas Muslim Sunni negara itu.

Kelompok Sunni Jaish al Adl (Tentara Keadilan), yang memperjuangkan hak lebih besar dan kondisi hidup yang lebih baik bagi minoritas suku Baluchis, menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.

Penguasa Muslim Syiah Iran mengatakan kelompok-kelompok militan beroperasi dari tempat-tempat aman di Pakistan dan berulang-ulang menyerukan negara tetangganya itu untuk menumpas mereka.

“Mereka (para penyerang) didukung negara-negara reaksioner, Saudi dan Emirat, berdasarkan pesanan dari pihak Israel dan Amerika … dan kami tentu akan mengambil langkah-langkah pembalasan,” kata Jafari kepada televisi negara.

Keterangan-keterangan itu muncul di tengah-tengah ketegangan kawasan setelah Israel dan negara-negara Teluk Arab menghadiri pertemuan tingkat tinggi di Warsawa, ibu kota Polandia, pekan ini, tempat AS berharap akan meningkatkan tekanan-tekanan terhadap Iran.(Uu.M016/M007)

Redaktur: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kunjungan Putra Mahkota Saudi ke Indonesia ditunda

Jakarta (ANTARA News) – Kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia yang semula direncanakan pada 18-19 Februari 2019 ditunda.

Berdasarkan keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI melalui situs resminya yang diakses di Jakarta, Sabtu, disebutkan bahwa selain Indonesia, Putra Mahkota Saudi juga membatalkan kunjungannya ke Malaysia.

“Indonesia dan Saudi Arabia akan terus berkomunikasi untuk menentukan jadwal baru, sekaligus memastikan hasil-hasil kunjungan (deliverables) yang lebih optimal,” demikian keterangan tersebut.

Sehari sebelumnya, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Desra Percaya telah mengonfirmasi kunjungan kerja Putra Mahkota Arab Saudi ke Indonesia setelah ramai diberitakan sejak 13 Februari lalu.

Kunjungan kerja Pangeran Mohammed bin Salman tersebut dimaksudkan untuk peningkatan kerja sama ekonomi.

Baca juga: Kemlu pastikan Putra Mahkota Saudi kunjungi Indonesia, bahas kerja sama ekonomi

Baca juga: 307 personel polisi diturunkan untuk amankan Putra Mahkota Saudi

Baca juga: Putra Mahkota Saudi gelar lawatan investasi ke Asia, Indonesia masuk agenda

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ankara dukung Teheran dalam perangi terorisme

Teheran, Iran, (ANTARA News) – Kedutaan besar Turki di Teheran dalam pesan pada Jumat mengutuk serangan teror mematikan di Zahedan, Provinsi Sistan-Baluchestan, di Iran Tenggara, sehingga menewaskan 27 orang dan melukai sejumlah lagi personel Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).

Turki telah mendukung pemerintah sahabat dan rakyat Iran dalam melawan terorisme, kata pesan itu, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Iran, IRNA –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat malam.

Kedutaan Besar Turki di Teheran juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban tewas yang berduka dan simpati buat mereka yang cedera dalam serangan tersebut.

Departemen Hubungan Masyarakat di Markas Quds IRGC di dalam satu pernyataan pada Rabu malam mengatakan 27 orang gugur dan 13 orang lagi cedera dalam serangan teror di Jalan Khash-Zahedan.

Pernyataan tersebut menambahkan bus yang membawa penjaga perbatasan IRGC, yang sedang dalam perjalanan pulang setelah berakhirnya satu misi, menjadi sasaran seorang pembom bunuh diri.

Baca juga: Iran berikrar akan balas serangan terhadap IRGC
Baca juga: Presiden Irak: Trump tidak minta izin untuk `awasi Iran`

Redaktu: Mohamad Anthoni 

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Iran: memerangi terorisme, memulihkan keamanan Suriah adalah sasaran bersama

Teheran, Iran, (ANTARA News) – Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kegiatan kuat melawan terorisme dan memulihkan kestabilan keamanan di Suriah adalah sasaran bersama Iran, Turki dan Rusia.

Jejaring presiden Iran mengutip pernyataan Rouhani saat ia mengatakan kepada wartawan pada akhir Pertemuan Puncak Sochi di Rusia bahwa pertemuan tiga-pihak tersebut sangat membantu dan lugas.

Presiden Iran itu berterima kasih kepada Rusia atas keramah-tamahannya, dan mengatakan pertemuan puncak keempat tersebut berada dalam kerangka kerja Proses Astana dan sasaran bersama Iran, Rusia dan Turki ialah kegiatan tegas melawan terorisme, pemulihan kestabilan dan keamanan di Suriah, penyusunan undang-undang dasar baru dan konsolidasi pemerintah yang demokratis di negeri itu, kembalinya pengungsi serta pembangunan kembali Suriah.

Ia menambahkan bahwa pertemuan puncak tersebut menekankan upaya melawan terorisme di sisa wilayah Suriah, termasuk di Idlib.

Presiden Iran itu juga mengatakan semua pihak sepenuhnya sepakat bahwa penurunan ketegangan dan kehadiran pasukan penjamin perdamaian di wilayah tersebut bersifat sementara dan Idlib adalah bagian dari wilayah Suriah dan mesti dibersihkan dan pelaku teror dengan nama dan dalih apapun mesti meninggalkan negeri itu.

“Ada banyak sumber keprihatinan mengenai nasib pelaku teror sebab sejumlah dari mereka dipenjarakan di Suriah dan jika pulang ke rumah mereka, mereka akan menyebarkan kerusuhan serta teror di banyak wilayah. Terlebih lagi, kami sangat prihatin mengenai Amerika memindahkan sebagian pasukan Da`esh ke Afghanistan sebab tindakan semacam itu dapat berbahaya buat seluruh wilayah Asia Tengah dan belahan lain dunia,” kata Rouhani, sebagaimana diberitakan Kantor Berita Iran, IRNA –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat malam.

Baca juga: Presiden Erdogan: demi keutuhan wilayah Suriah, PYD/Ypg harus pergi
Baca juga: Suriah tuntut PBB tindak kejahatan pasukan koalisi

“Kita tak boleh secara dangkal menyatakan memerangi terorisme dan membantu mereka secara diam-diam. Keprihatinan kedua kami dengan AS ialah penarikan pasukannya dari Suriah, dan keterangan yang kami terima mengatakan Amerika akan terus campur-tangan di Suriah,” katanya.

“Tidak penting berapa banyak tentara Amerika ada di Suriah, yang penting ialah membiarkan rakyat Suriah memutuskan nasib mereka sendiri,” kata Presiden Rouhani. Ia menambahkan tentara Amerika mesti percaya bahwa suku Kurdi adalah bagian dari Suriah dan Suriah adalah satu bangsa dan bukan dua bangsa.

Keutuhan wilayah Suriah dihormati oleh semua pihak dan “dalam pertemuan hari ini, ada penekanan mengenai keutuhan wilayah tersebut”, ia menambahkan.

“Kami semua percaya bahwa keamanan tetangga Suriah, termasuk Turki, mesti dipelihara. Turki mesti merasa aman dari Suriah dan kami menginginkan hubungan yang bersahabat dan bersaudara di kalangan semua tetangga Suriah dan di dalam negeri itu,” katanya.

Rouhani juga menekankan bahwa keutuhan wilayah Suriah, hak suku Kurdi Suriah, penghancuran terorisme dan keamanan Turki mesti diperhitungkan. Ia menambahkan campur-tangan tidak sah rejim Zionis di Suriah adalah sumber keprihatinan buat rakyat Suriah dan negara lain di wilayah tersebut.

Ia juga menyatakan pesawat tempur Israel terbang di wilayah udara Suriah, Lebanon dan wilayah itu, tempat mereka berharap dan membombardir dari setiap sudut yang mereka inginkan, dan “sayangnya, para pejabat PBB dan pejabat di seluruh dunia bungkam dalam menghadapi agresi yang berulangkali itu di Suriah”.

Kebungkaman tersebut berarti mereka tak menginginkan keamanan penuh di wilayah itu dan Suriah, kata Presiden Iran tersebut.

Baca juga: Rusia: masalah Suriah dengan Iran belum diselesaikan

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Surat cinta ungkapkan kisah cinta paling terkenal pada masa Utsmaniyah

Ankara, Turki, (ANTARA News) – Beberapa surat cinta yang diungkapkan belum lama ini dan dikirim oleh seorang ratu Utsmaniyah (Ottoman) kepada rajanya menyiratkan sinar mengenai kisah cinta yang paling terkenal pada masa itu.

Surat tersebut, yang disiarkan oleh arsip presiden, dikirim oleh Hurrem Sultan kepada Sultan Sulaiman al-Qonuni bin Salim –orang Barat mengenalnya sebagai Sulaiman yang agung atau Suleiman the Magnificent.

Para ahli arsip menyebut surat itu salah satu contoh paling baik mengenai prosa dan puisi Turki di pengadilan Utsmaniyah, yang ditulis ketika Sultan Sulaiman berada jauh di medan perang.

Sultan Sulaiman dipandang oleh banyak ahli sejarah sebagai Sultan Utsmaniyah yang paling berhasil. Masa pemerintahannya berlangsung dari 1520 sampai 1566 dan diwarnai oleh kegiatan militer yang berani yang memperluas wilayah serta pembangunan di bidang hukum, sastra, seni dan arsitektur. Namun, dalam urusan romantisme, ia dikenal karena kisah cintanya yang fenomenal bersama istrinya, Hurrem –yang juga adalah mantan budaknya.

“Saya hilang di alam ini, yang diciptakan oleh Tuhan kita. Saya melalui tahun-tahun terbaik saya dalam perlindungan anda, seperti permata di kota perhiasanmu. Tolong terimalah penyesalan ini dari budak anda yang tak berdaya dan sengsara, yang menderita karena ketidak-hadiran anda,” tulis Hurrem di dalam suratnya, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat malam.

“Saya hanya menemukan kedamaian di samping anda. Kata-kata dan tinta takkan cukup untuk menceritakan kegembiraan dan kebahagiaan saya, ketika saya berada di samping anda. Kenangan hari-hari yang kita lalui bersama, saat-saat yang kita bagi mengisi hati pelayan anda,” katanya.

“Saya menghibur diri saya dengan kenangan ini saat anda tak ada. Saya rendah ketika anda jauh. Tak seorang pun dapat meringankan penderitaan saya,” tulis perempuan itu pada 1526.

Hurrem mengirim pakaiannya yang dibasahi air mata bersama salah satu surat tersebut.

“Hidup saya, Wahai Tuan, Sultanku sayang, satu-satunya doaku kepada Allah ialah melihat wajah lagi anda yang bersinar. Saya berdoa kepada Tuhan agar Sultan saya, orang yang paling saya cintai, akan selalu bahagia di dunia dan akhirat,” tulis ratu itu.

Baca juga: Peneliti temukan tempat yang diduga makam Sultan Suleiman

“Semoga anda selam meraih kemenangan atas semua musuh anda. Saya tahu betul bahwa sultan saya jatuh hati kepada budak ini karena kehendak takdir. Menghapuskan air matanya membuat dia bahagia. Saya memilih Islam karena dia. Itu sebabnya mengapa saya hanya bisa bahagia di dekat anda. Saya mengirim kepada anda salah satu pakaian saya yang dibasahi air mata saya. Tolong pakailah pakaian ini, untuk saya.”

Ratu tersebut mengakhiri suratnya dengan kata-kata, “Saya tak menginginkan apa-apa selain kebahagian buat anda, di kedua dunia. Budak anda yang rendah dan miskin, Hurrem.”

Hurrem datang ke istana harem sebagai perempuan budak yang berusia 15 tahun. Ia dengan seketika menarik perhatian Sultan Sulaiman dan menjadi favoritnya.

Dengan melawan protokol, Sultan Sulaiman menjadikan Hurrem sebagai istrinya yang sah.

Tradisi di Kesultanan Utsmaniyah ialah meninggalkan selirnya setelah ia melahirkan anak, agar sang selir tidak memelihara sultan masa depan.

Namun Hurrem membesarkan enam anak Sultan Sulaiman: Sehzade Mehmed, Mihrimah Sultan, Sehzade Abdullah, Sultan Selim II, Sehzade Bayezid dan Sehzade Cihangir.

Hurrem menjadi tokoh perempuan yang paling berpengaruh dalam Sejarah Utsmanyiyah.

Putranya, Selim, menggantikan Sultan Sulaiman.

Redaktu: Mohamad Anthoni  

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Iran berikrar akan balas serangan terhadap IRGC

Teheran, Iran, (ANTARA News) – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan penyesalan mengenai serangan Rabu (13/2) di Sistan-Baluchestan, yang menewaskan dan melukai puluhan personel keamanan, dan mengatakan putra bangsa akan membalas tumpahnya darah mereka yang gugur.

Juru bicara tersebut, Bahram Qasemi, menyatakan solidaritas buat keluarga korban dan mengutuk serangan tidak manusiawi itu, kata Kantor Berita Iran, IRNA –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam. Ia mengatakan kelompok teror yang melancarkan serangan tak manusiawi tersebut akan memperkuat Pemerintah Iran dan rakyat untuk terus memerangi terorisme.

Markas Quds, Departemen Hubungan Masyarakat Pasukan Darat Pengawal Revolusi Iran (IRGC), di dalam satu pernyataan pada Rabu malam mengumumkan serangan bunuh diri terhadap satu bus yang membawa personel IRGC di Jalan Khash-Zahedan. Serangan itu menewaskan dan melukai sejumlah dari mereka.

Sumber tidak resmi menyebutkan jumlah korban jiwa 41 akibat serangan tersebut, yang diakui oleh kelompok Jaish Al-Adl.

Baca juga: Peringati 40 Tahun Revolusi, Iran klaim negara terstabil di Timur Tengah
Baca juga: Teheran kutuk serangan teror di Srinagar, India
Baca juga: Kelompok bersenjata ledakan truk pembawa gas cair di Iran

Redaktur; Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Erdogan: demi keutuhan wilayah Suriah, PYD/Ypg harus pergi

Ankara, Turki, (ANTARA News) – Presiden Turki pada Kamis mengatakan untuk melindungi keutuhan wilayah Suriah, kelompok PYD/YPG harus dibersihkan dari semua daerah tempat kelompok gerilyawan tersebut masih ada di dekat perbatasan Turki.

“Keutuhan wilayah Suriah takkan terjamin, kecuali kelompok teror PYD/YPG dibersihkan dari Manbij, (dan) sebelah timur Sungai Eufrat,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi, Rusia, sebelum pertemuan tiga-pihak mereka dengan timpalan mereka dari Iran.

Dalam aksi teror selama lebih dari 30 tahun terhadap Turki, PKK –yang dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa– telah bertanggung-jawab atas kematian sebanyak 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. PYD/YPG adalah cabang PKK di Suriah.

Turki telah berjanji akan melancarkan operasi kontra-teror terhadap PYD/YPG di Suriah, setelah dua operasi yang gemilang sejak 2016.

Erdogan juga mengatakan Turki menyambut baik sikap positif mengenai zona aman yang diusulkan di Suriah Utara, demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam. Ia menambahkan Turki juga mendukung gagasan itu selama gagasan tersebut menangani keprihatinan keamanan nasional Turki.

Ia mengatakan mereka segera menuntaskan pembentukan Komite Konstitusional Suriah, dengan mempertimbangkan pendapat yang disampaikan oleh PBB.

“Sangat penting bahwa kerja sama yang berlangsung berkaitan dengan penggunaan wilayah udara di Idlib juga berlaku di Afrin dan daerah (yang dibebaskan) dalam Operasi Perisai Eufrat –salah satu operasi kontra-teror terdahulu oleh Turki,” tambah Erdogan.

Baca juga: Turki serang sasaran ISIS dan PYD di Suriah utara

Pelanggaran di Idlib

Setelah satu pertemuan di Sochi pada September lalu antara Erdogan dan Putin, kedua pihak sepakat untuk membentuk zon demiliterisasi –yang dengan tegas melarang perbuatan agresi– di Idlib, bagian barat-laut Suriah.

Bulan berikutnya, semua senjata berat telah ditarik dari zona penurunan ketegangan oleh kelompok oposisi dan anti-pemerintah Suriah.

Namun, menurut kelompok pertahanan sipil Helm Putih Suriah, sedikitnya 30 orang di Idlib tewas pada Januari, termasuk perempuan dan anak kecil, sementara 180 orang lagi cedera, di Idlib, Hama dan Latakia oleh tembakan artileri dan serangan pemerintah.

Pada Januari, pemerintah juga menyerang pinggir tenggara Idlib, selain daerah pedesaan di Provinsi Aleppo, Latakia dan Hama.

Suriah telah terjerumus ke dalam perang saudara sejak awal 2011, ketika Pemerintah Presiden Bashar al-Assad menindas pemrotes dengan kekuatan yang tak pernah terjadi sebelumnya.

Sejak itu, ratusan ribu orang diduga telah tewas dan jutaan orang lagi mengungsi akibat konflik tersebut.

Baca juga: NGO: AS/YPG/PKK tewaskan 165 warga sipil dalam tiga bulan
Baca juga: Menteri Israel keluarkan komentar yang mendukung gerilyawan PKK

Redaktur: Eliswan Azly 

Pewarta:
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jaring wisatawan Iran, Indonesia gelar promosi pariwisata di Teheran

Jakarta, (ANTARA News) – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama Pemerintah Kota Ternate dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran menggelar acara bertajuk “Wonderful Indonesia Tourism Promotion” untuk menjaring lebih banyak kunjungan wisatawan dari Iran.

Acara yang mempromosikan pariwisata Indonesia tersebut berlangsung di Hotel Evin, Teheran, pada Selasa malam (12/2), seperti dikutip dari keterangan tertulis KBRI Teheran yang diterima di Jakarta, Jumat.

Dubes RI untuk Iran Octavino Alimudin dalam sambutannya, selain mengucapkan selamat atas peringatan 40 tahun kemenangan Revolusi Islam Iran, juga menegaskan posisi Indonesia sebagai negara sahabat Iran yang telah menjalin hubungan kerja sama sejak lama.

Oleh karena itu, kedua negara sepakat untuk meningkatkan dan memperluas kerja sama, salah satunya di bidang pariwisata.

KBRI Teheran secara konsisten terus melakukan berbagai upaya guna meningkatkan kunjungan wisatawan Iran ke Indonesia. Jumlah wisatawan Iran yang datang ke Indonesia mengalami peningkatan sebesar 57,5 persen dari 2016 hingga 2017. Adapun jumah wisatawan Iran ke Indonesia pada 2018 mencapai 11.555 orang. Jumlah tersebut menempati urutan pertama untuk kawasan Asia Tengah.

Baca juga: Dubes: Iran berpotensi besar jadi pasar wisatawan ke Indonesia

Selain mengadakan malam promosi wisata dan budaya, KBRI Teheran juga menyelenggarakan Familiarization trip (famtrip) setiap tahun. Pada 2018, bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan pemerintah daerah, KBRI Tehran mengundang 7 jurnalis dari 6 media Iran untuk berkunjung ke Jakarta, Sabang dan Bali guna menyaksikan langsung dan meliput destinasi wisata, budaya dan kuliner, termasuk peliputan langsung pembukaan Asian Paragames 2018.

Adanya kemiripan budaya dan sejarah antara Indonesia dan Iran menjadi peluang kerjasama dalam wisata halal dan industri kreatif yang juga dapat dikembangkan oleh kedua negara.

“Diharapkan melalui pertemuan ini terjadi kontrak bisnis, sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan Iran ke Indonesia,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran II, Regional III, Kementerian Pariwisata RI Komang Mahawira yang juga menjadi narasumber dalam acara tersebut.

Perwakilan dari Pemerintah Daerah Ternate, Kepala Dinas dan Cagar Budaya Pemerintah Kota Ternate Rinto Taib juga menjelaskan seputar wisata di Terante, termasuk beberapa kemiripan budaya Persia dan Ternate yang terbentuk dari hubungan dagang ribuan tahun yang lalu.

Acara promosi pariwisata tersebut semakin meriah dengan pertunjukan Tari Piring, Glipang dan Tor Tor, serta penyajian kuliner Indonesia, termasuk kopi Indonesia, yang mendapat antusiasme tinggi dari para pelaku usaha biro perjalanan, penerbangan, hotel dan  media, serta pejabat tinggi instansi terkait Iran, di antaranya dari Kementerian Luar Negeri,  Islamic Culture and Relations Organization (ICRO) dan Iran Cultural Heritage, Handcraft and Tourism Organization (ICHTO).

Baca juga: Indonesia sambut inisiatif Iran tingkatkan pariwisata dan penguatan perempuan

Baca juga: Peringati 40 Tahun Revolusi, Iran klaim negara terstabil di Timur Tengah

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemlu pastikan Putra Mahkota Saudi kunjungi Indonesia, bahas kerja sama ekonomi

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Luar Negeri memastikan kunjungan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman al-Saud ke Indonesia pada 18-19 Februari 2019 untuk membahas peningkatan kerja sama ekonomi.

Dalam kunjungan resmi ke tanah air, Putra Mahkota sekaligus Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Arab Saudi Mohammed bin Salman dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dalam format veranda talk di Istana Bogor pada Selasa (19/2).

“Selanjutnya akan dilakukan pertemuan bilateral dalam bentuk pleno di mana presiden akan didampingi menteri-menteri terkait,” kata Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI Desra Percaya kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Pertemuan bilateral tersebut akan diakhiri dengan penandatanganan lebih dari dua kesepakatan, salah satunya di bidang energi.

Informasi mengenai MoU yang akan ditandatangani RI dan Saudi belum dapat diungkapkan secara detail karena masih dirundingkan.

“Yang pasti fokusnya pada peningkatan kerja sama ekonomi serta kepentingan ummah. Tidak menutup kemungkinan bahwa kedua pemimpin juga membicarakan isu-isu regional dan global,” ujar Desra.

Setelah bertemu dengan Presiden Jokowi, Putra Mahkota Saudi akan menghadiri forum bisnis dengan pelaku usaha Indonesia dan Saudi di Jakarta. Ia juga direncanakan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Kunjungan Pangeran Mohammed bin Salman ke Indonesia adalah bagian dari lawatannya ke Asia. Ia juga akan berkunjung ke China, Malaysia, Pakistan, dan India.

Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi kunjungi Indonesia pertengahan Februari

Baca juga: Putra Mahkota Saudi gelar lawatan investasi ke Asia, Indonesia masuk agenda

Baca juga: Wapres bertemu Putra Mahkota Arab Saudi di Argentina

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rusia: masalah Suriah dengan Iran belum diselesaikan

Moskow,  (ANTARA News ) – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (14/2) mengatakan meskipun ada koordinasi antara Rusia dan Iran mengenai Suriah, tidak semua masalah telah diselesaikan.

Pertemuan bilateral diselenggarakan sebelum dimulainya pertemuan tiga-pihak antara presiden Turki, Rusia dan Iran di Rus Sanatorium di Kota Pantai Rusia, Sochi.

“Kami bekerjasama dengan sangat seksama mengenai penyelesaian masalah Suriah, tapi tidak semua masalah telah diselesaikan, masih ada banyak yang harus dibicarakan,” kata Putin.

Ia menyebut-nyebut proyek energi nuklir Rusia-Iran, yang “dipangkas”.

“Proyek berskala besar dalam energi nuklir sedang dipromosikan, saya berharap pertemuan ini akan memberi dorongan bagi perkembangan hubungan antara Iran dan Rusia,” kata presiden Rusia tersebut –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.

Perusahan energi nuklir Rusia, Rosatom, adalah kontraktor utama Pembangkit Listrik Tengara Nuklir Bushehr di Iran, yang dibuka pada 1975. Sekarang kedua negara sedang berunding untuk membuat reaktor lain.

Putin, Rouhani dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berkumpul di Sochi guna membahas penyelesaian jangka-panjang bagi krisis di Suriah.

Para pemimpin tersebut pertama kali bertemu di Sochi pada 2017.

Turki, Rusia dan Iran adalah negara penjamin –yang menengahi gencatan senjata di Suriah pada Desember 2016, sehingga menghasilkan pembicaraan Astana, yang berlangsung secara paralel dengan Pembicaraan Jenewa.

Suriah telah terjerumus ke dalam perang saudara sengit sejak awal 2011, ketika Pemerintah Presiden Bashar al-Assad menindas pemrotes dengan kekuatan yang tak pernah terjadi sebelumnya.
Sejak itu, ratusan ribu orang diduga telah tewas dan jutaan orang lagi kehilangan tempat tinggal akibat konflik tersebut.

Sementara itu, duta besar Iran untuk Moskow mengatakan di Sochi pada Kamis bahwa Pertemuan Puncak Sochi menunjukkan betapa pentingnya perkembangan kerja sama regional dan Timur dalam mewujudkan perdamaian dan kestabilan.

Mehdi Sanaei mengeluarkan pernyataan tersebut di dalam postingan Twitter, saat mengomentari Pertemuan Puncak Sochi 14 Februari di kota pantai Laut Hitam Rusia, yang dihadiri oleh presiden Iran, Rusia dan Turki.

Dokumen luar dan negeri dan Amerika, seperti yang terjadi di Ibu Kota Polandia, Warsawa, tidak menghasilkan apa-apa buat wilayah itu selain ketidak-stabilan dan meluasnya terorisme, tulis Sanaei.

Situasi Suriah setelah penarikan pasukan AS dari negeri tersebut, pembentukan komite konstitusional Suriah, kajian mengenai perkembangan terkini di Suriah Utara dan cara mengirim bantuan kemanusiaan buat rakyat Suriah menjadi topik pembahasan di Sochi.

Pada awal Februari, presiden Iran tiba di Kota Pelabuhan Sochi untuk ikut dalam pertemuan puncak mengenai Suriah.
Baca juga: Rusia, Iran dan Turki dukung komite konstitusi Suriah tapi gagal sepakati susunannya
Baca juga: PBB desak Rusia, Iran, Turki bantu gencatan senjata Suriah

Penyunting: Chaidar Abdullah

Baca juga: Rusia-Turki-Iran-Jordania bahas gencatan sencatan senjata Suriah(T.C003/A/C003/A/M007) 15-02-2019 14:07:45

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lawatan resmi pertama dubes RI ke Ramallah, bahas penguatan kerja sama Indonesia-Palestina

Indonesia lebih dari sekadar sahabat bagi Palestina

Jakarta (ANTARA News) – Duta Besar RI untuk Yordania merangkap Palestina Andy Rachmianto melakukan lawatan resmi yang pertama kalinya ke Ibu Kota Palestina, Ramallah, 12 Februari lalu, untuk membahas upaya peningkatan kerja sama kedua negara, khususnya di bidang perdagangan dan pembangunan kapasitas.

Dalam kunjungan tersebut, Dubes Andy bertemu dengan Perdana Menteri Palestina Rami Al-Hamdallah.

“Indonesia terus berkomitmen mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka dalam berbagai forum internasional, dengan mendorong penyelesaian damai di dalam koridor solusi dua negara,” kata Dubes Andy dalam pertemuan dengan PM Palestina, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Terkait dengan isu perdagangan, Dubes Andy menyampaikan bahwa kedua negara perlu terus mendorong peningkatan kerja sama perdagangan untuk membantu perekonomian bangsa Palestina. 

Sepanjang Januari-November 2018, volume perdagangan kedua negara mencapai 3.2 juta dolar AS, atau meningkat lebih dari 60 persen dibandingkan periode yang sama pada 2017. 

Di sektor pariwisata, Dubes Andy mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan Indonesia ke Palestina mencapai rata-rata 90 ribu orang setiap tahunnya. Angka tersebut diperkirakan masih dapat ditingkatkan hingga lebih dari 100 ribu orang pada tahun-tahun berikutnya.

Meskipun kedua bidang tersebut menunjukkan perkembangan positif, Indonesia maupun Palestina sama-sama memandang masih perlunya kedua negara untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan jumlah wisatawan.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan, antara lain dengan memberikan kebijakan tarif 0 persen yang lebih luas bagi produk-produk Palestina, seperti yang telah diberlakukan untuk komoditi kurma dan minyak zaitun.

Dubes Andy juga menyampaikan upaya untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Palestina, yaitu dengan mendorong biro perjalanan untuk menawarkan paket umroh plus Palestina kepada jamaah Indonesia untuk mengunjungi Palestina.

Di bidang kemanusiaan, dalam 10 tahun terakhir Indonesia telah memberikan sejumlah bantuan program pelatihan dan peningkatan kapasitas di berbagai bidang kepada lebih dari 1.900 peserta asal Palestina dengan total bantuan mencapai 10 juta dolar AS.

Sejumlah bidang pembangunan kapasitas yang ditawarkan, antara lain usaha kecil menengah, pemberdayaan perempuan, infrastruktur, dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Di samping itu, pemerintah Indonesia bekerja sama dengan sejumlah universitas di Indonesia telah menandatangani MoU pemberian beasiswa pendidikan kepada lebih 130 masyarakat Palestina yang akan dimulai tahun ini. 

Baca juga: Kelas Bahasa Indonesia dibuka di Palestina untuk pertama kalinya

Baca juga: Human Initiative bersama Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat bangun sekolah di Palestina
 

Mewakili pemerintah dan rakyat Palestina, PM Hamdallah menyampaikan terima kasih yang tulus kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas dukungan yang terus diberikan. 

“Saya mengamati bahwa Indonesia terus memegang teguh prinsip dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka. Indonesia lebih dari sekadar sahabat bagi Palestina,” kata dia. 

Dalam pertemuan tersebut, PM Palestina juga menceritakan kesulitan-kesulitan yang dihadapi rakyat Palestina yang selama ini hidup dalam pendudukan Israel.

Dalam beberapa bulan terakhir telah terjadi peningkatan aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok ektrimis Yahudi kepada warga sipil Palestina, serta semakin maraknya perampasan tanah sejak kebijakan politik AS di kawasan yang sangat berpihak kepada Israel.

Kunjungan resmi Duta Besar Andy Rachmianto ke Palestina pada 10-13 Februari 2019 juga dimanfaatkan untuk mengisi perayaan 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Palestina yang jatuh pada 19 Oktober 2019.

Selain bertemu dengan PM Palestina di Ramallah, Dubes Andy juga bertemu dengan sejumlah pejabat Palestina, yakni menteri ekonomi, menteri pariwisata, komandan Pasukan Keamanan Nasional (National Security Force), serta deputi menteri luar negeri. 

Di samping itu, Dubes Andy juga bertandang ke kota-kota lain di Palestina untuk  kunjungan kehormatan kepada para Gubernur dan Wali Kota di Jericho,  Bethlehem,  Hebron dan Nablus untuk bertemu dengan mitra kerja lain, seperti Asosiasi Persahabatan, Kamar Dagang dan Industri, lembaga YMCA, serta Universitas Nasional Al Najah. 

Pembangunan kapasitas

Sebagai bagian program kunjungan kerja ke Palestina, Dubes Andy juga membuka kantor baru Wafaa International di Ramallah.

Wafaa merupakan jaringan LSM internasional yang diinisiasi pemerintah Indonesia pada 2008. Saat in Wafaa telah memiliki sejumlah kantor perwakilan di berbagai negara, seperti Inggris, Turki, Lebanon, Palestina, Austria, dan Indonesia. 

Fokus kegiatan Wafaa terpusat di bidang penguatan kapasitas dan keuangan mikro bagi kelompok rentan, yakni perempuan, anak, dan penyandang disabilitas. 

Pada 2017, Wafaa Palestina telah menyalurkan bantuan kepada lebih dari dua ribu warga Palestina dalam bentuk beasiswa pendidikan, kredit usaha, dukungan medis, penyediaan alat dukung bagi penyandang disabilitas, serta pembangunan energi ramah lingkungan.

“Pengembangan kapasitas merupakan salah satu fokus program pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka,” kata Dubes Andy.
 

Pembukaan kantor baru Wafaa International di Ramallah, Palestina. (KBRI Amman)

Pembukaan kantor Wafaa International di Ramallah diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih erat antara LSM kemanusiaan dan pemerintah dalam menyalurkan bantuan melalui berbagai program, sehingga dapat memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Palestina.

“Program pengembangan kapasitas bagi masyarakat Palestina juga merupakan bentuk komitmen pemerintah Indonesia dalam mewujudkan Agenda Pembangunan 2030,” ujar Dubes Andy.

Dalam acara peresmian kantor Wafaa tersebut, Dubes Andy menyampaikan rencana penyelenggaraan tiga program penguatan kapasitas sebagai bentuk kerja sama teknis dari Indonesia bagi Palestina pada Maret 2019 mendatang. Ketiga program tersebut meliputi pelatihan di bidang pemberdayaan perempuan, e-procurement, dan good governance.       

Direktur Eksekutif Wafaa International Mohesen Attawneh mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Indonesia dalam memberikan program bantuan penguatan kapasitas bagi Palestina.

Attawneh juga menyampaikan kesiapan Organisasi Wafaa untuk berkolaborasi dengan KBRI Amman dalam memberikan program-program terbaik yang paling dibutuhkan masyarakat Palestina.

Baca juga: DPR RI minta KBRI Amman terus suarakan dukungan bagi kemerdekaan Palestina

Baca juga: Menlu: Indonesia akan terus bersama Palestina sampai merdeka

Baca juga: Indonesia dukung kepemimpinan Palestina dalam G77

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kelas Bahasa Indonesia dibuka di Palestina untuk pertama kalinya

Jakarta (ANTARA News) – Kelas Bahasa Indonesia dibuka untuk pertama kalinya di Palestina, dan diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang berasal dari kalangan profesional maupun mahasiswa.

Pelaksanaan kelas Bahasa Indonesia yang bertempat di gedung milik Kamar Dagang dan Industri Kota Hebron, Palestina, itu diinisiasi oleh KBRI Amman bekerjasama dengan Kantor Wali Kota Hebron, Asosiasi Persahabatan Palestina-Indonesia (PIFA), dan Asosiasi Pengusaha Palestina-Indonesia (PIBC).

“Bahasa merupakan alat untuk saling mengenal dan mempersatukan. Pembukaan kelas Bahasa Indonesia di Palestina diharapkan dapat semakin memperkuat tali persaudaraan masyarakat Palestina dan Indonesia,” ujar Duta Besar RI untuk Palestina Andy Rachmianto dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Selain dapat mengenal lebih dekat budaya Indonesia dengan menguasai Bahasa Indonesia, masyarakat Palestina diharapkan memiliki masa depan yang lebih baik dan manfaat yang lebih luas di bidang ekonomi maupun pendidikan, kata Dubes Andy.

Sependapat dengan Dubes Andy, Wali Kota Hebron Tayseer Abu Sneineh menyampaikan arti penting penyelenggaraan kelas Bahasa Indonesia dalam rangka mempererat hubungan kedua negara. 

Indonesia merupakan negara yang secara konsisten mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka, sehingga masyarakat Palestina perlu untuk mengenal dan menjalin hubungan yang erat dengan bangsa Indonesia melalui penguasaan Bahasa Indonesia.

Baca juga: Human Initiative bersama Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat bangun sekolah di Palestina

Baca juga: Dapur “Amanah Indonesia” sediakan makanan pasien RS As-Syifa Gaza Palestina

Meskipun masih berada di bawah pendudukan Israel, minat warga Palestina untuk mengenal Indonesia tidak pernah surut. 

Penguasaan Bahasa Indonesia di Palestina masih dan akan sangat diperlukan khususnya bagi para pemandu wisata. Setiap tahunnya, hampir 90 ribu wisatawan Indonesia berkunjung ke situs-situs suci di Palestina, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. 

Di bidang pendidikan, Bahasa Indonesia juga akan memberi kesempatan yang lebih luas bagi pelajar Palestina untuk memperoleh beasiswa, baik yang ditawarkan oleh pemerintah, maupun universitas yang ada di Indonesia. 

Saat ini terdapat sekitar 44 pelajar Palestina yang tengah menempuh studi di Indonesia baik untuk program sarjana dan pascasarjana. 

Mulai 2019, sejumlah universitas ternama Indonesia yang tergabung dalam Forum Rektor Indonesia (FRI) akan memberikan sekitar 130 beasiswa bagi pelajar asal Palestina untuk memperoleh pendidikan di Indonesia.

Peresmian program kelas Bahasa Indonesia di Hebron dilaksanakan untuk mengisi perayaan 30 tahun hubungan bilateral Indonesia-Palestina yang jatuh pada 19 Oktober 2019. 

Pembukaan kelas Bahasa merupakan bagian program dari rangkaian kunjungan resmi Duta Besar RI Amman ke Palestina pada 10-13 Februari 2019.

Baca juga: Menlu: Indonesia akan terus bersama Palestina sampai merdeka

Baca juga: Emil ajak warga “udunan” untuk masjid di Gaza Palestina

Baca juga: Ridwan Kamil umumkan desain masjid di Gaza Palestina

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Raja Salman luncurkan proyek pembangunan Rp112,5 triliun

Riyadh (ANTARA News) – Raja Arab Saudi Salman pada Rabu (13/2) di Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh, meluncurkan proyek senilai 29,9 miliar riyal (sekitar Rp112,5 triliun).

Peluncuran proyek itu adalah yang terbaru dari serangkaian pengumuman investasi besar yang menandakan dukungan bagi putra sekaligus penerusnya.

TV negara memperlihatkan Raja Salman dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman tengah mendengarkan pemaparan mengenai perkembangan sejumlah proyek.

Proyek yang dibangun di berbagai sektor itu meliputi layanan kesehatan, pendidikan, perumahan, hingga transportasi dan layanan publik.

Sebagai tambahan atas pengumuman 360 proyek baru yang diumumkan pada Rabu, Raja juga mengumumkan pembukaan 921 proyek lain yang sudah dibangun dengan nilai 52,3 miliar riyal (sekitar Rp196,6 triliun).

Gubernur Riyadh Faisal bin Bandar, dalam pidatonya di upacara yang ditayangkankan di TV, mengatakan proyek pembangunan itu merupakan bagian dari Visi 2030 negara kerajaan tersebut.

Visi 2030 Arab Saudi adalah program reformasi ekonomi yang diluncurkan Pangeran Mohammed.

Pangeran Mohammed (33) akan menjadi raja pertama Arab Saudi dari generasi baru setelah sebelumnya kekuasaan diteruskan ke saudara Raja. Sistem penerusan takhta ke saudara Raja berlangsung sejak 1953.

Selain reformasi ekonomi, Pangeran Mohammed juga melonggarkan peraturan sosial yang ketat di negara itu.

Pada November, Raja Salman menggelar kunjungan daerah ke penjuru negeri bersama Putra Mahkota dan meluncurkan proyek pembangunan bernilai triliunan rupiah.

Langkah itu dianggap sebagai upaya untuk memperbaiki citra penerusnya setelah muncul keraguan akibat skandal pembunuhan Jamal Khashoggi.

Raja Salman pernah menjadi gubernur Riyadh selama lima dasawarsa. Semasa kepemimpinannya, Ibu Kota tumbuh dari kota kecil dengan perumahan bertembok tanah menjadi metropolitan yang dipadati gedung pencakar langit, pusat-pusat perbelanjaan, dan infrastruktur modern.

Baca juga: Raja Saudi rombak kabinet, angkat Menlu baru
Baca juga: Bernafsu saingi Disneyland, Saudi bangun kota hiburan raksasa

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H/Maria Dian A 

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Remaja Palestina tewas setelah ditembak pasukan Israel

Kota Gaza, Palestina (ANTARA News) – Seorang remaja Palestina meninggal karena luka-luka yang ia derita setelah ditembak dan dicederai oleh pasukan Israel selama protes Pawai Akbar Kepulangan di sepanjang daerah perbatasan di sebelah timur Kamp Pengungsi Al-Bureij.

Beberapa sumber media di Rumah Sakit Shuhada Al-Aqsha di Deir El-Balah mengumumkan bahwa Hassan Nofal (17) dari Kamp Pengungsi An-Nuseirat di bagian tengah Jalur Gaza, menyerah pada luka-luka serius yang dideritanya pada Jumat (8/2) larut malam. Sebelumnya, ia ditembak oleh pasukan Israel saat ia ikut dalam protes Pawai Akbar Kepulangan di sebelah timur Kamp Pengungsi Al-Bureij.

Enam orang lagi, termasuk dua yang menderita luka parah, juga cedera oleh tembakan pasukan Israel, kata Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu. Mereka dibawa ke rumah sakit untuk diberi perawatan medis.

Dua orang Palestina, termasuk seorang anak perempuan, ditembak dan cedera sementara 15 orang lagi menderita sesak nafas karena menghirup gas air mata saat pasukan Israel menyerang orang-orang Palestina yang berdemonstrasi damai di Beit Lahiya, sebelah barat-laut Kota Gaza, sebagai bagian dari protes Pawai Akbar Kepulangan, kata beberapa sumber.

Protes Pawai Akbar Kepulangan dimulai pada 30 Maret dan direncanakan berlangsung terus sampai blokade 12-tahun Israel atas Jalur Gaza dicabut.

Baca juga: Satu lagi tahanan Palestina meninggal di penjara Israel
Baca juga: Warga palestina tewas di Gaza setelah terluka parah

Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Suriah tuntut PBB tindak kejahatan pasukan koalisi

Damaskus, Suriah (ANTARA News) – Suriah kembali menyampaikan tuntutannya agar Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melakukan tindakan atas kejahatan dan serangan yang dilancarkan oleh pesawat tempur koalisi internasional pimpinan AS.

Suriah menuntut Dewan Keamanan melakukan penyelidikan internasional mengenai serangan itu, berusaha mencegah serangan tersebut dan mengakhiri kehadiran yang bermusuhan pasukan Amerika serta pasukan asing lain di Suriah.

Tuntutan tersebut disampaikan di dalam dua surat dari Kementerian Urusan Luar Negeri dan Ekspatriat yang dialamatkan kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Presiden Dewan Keamanan PBB. Tuntutan dikaitkan dengan pembantaian terbaru yang dilakukan oleh pesawat tempur koalisi internasional pimpinan AS terhadap satu penampungan buat warga sipil di Desa Al-Baghouz di pinggiran Deir Az-Zour.

Di dalam surat itu, Kementerian mengatakan kejahatan baru tersebut –yang menewaskan atau melukai lebih dari 70 warga sipil termasuk perempuan dan anak kecil– adalah bagian dari rangkaian kejahatan perang dan kejahatan terhadap umat manusia yang dilakukan oleh koalisi itu terhadap rakyat Suriah.

Kementerian mengecam koalisi pimpinan AS karena dukungan yang terus diberikannya kepada pelaku teror serta tindakannya memanfaatkan pelaku teror dan anggota milisi separatis untuk mencapai tujuannya dan rencana bermusuhannya terhadap kedaulatan, persatuan dan keutuhan wilayah Suriah.

“Suriah sekali lagi menuntut Dewan Keamanan bertindak untuk mencegah serangan dan kejahatan ini serta memikul tanggung jawabnya untuk memelihara keamanan dan perdamaian internasional,” kata surat tersebut, sebagaimana dikutip Kantor Berita Suriah, SANA –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.

Surat itu mengatakan Dewan Keamanan juga diminta melakukan penyelidikan internasional mengenai kejahatan koalisi pimpinan AS di Suriah, mengutuk perbuatan tersebut dan melakukan tindakan mendesak untuk mencegah terulangnya kejahatan itu.

Dewan Keamanan juga diminta bekerja untuk mengakhiri kehadiran bermusuhan yang tidak sah tentara Amerika serta tentara asing lain di wilayah Suriah guna mencegah pasukan-pasukan itu melaksanakan rencana mereka.

Baca juga: Amerika Serikat tarik militer dari Suriah akhir April
Baca juga: Turki akan minta AS serahkan pangkalan militernya di Suriah

 
Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemukim Yahudi serang rumah orang Palestina di Tepi Barat

Ramallah, Palestina (Antara/Anadolu-OANA) – Pemukim Yahudi menyerang 25 rumah orang Palestina pada Selasa di wilayah pendudukan Al-Khalil — yang juga dikenal dengan nama Hebron, Tepi Barat Sungai Jordan.

Isa Amr, seorang pegiat Palestina, mengatakan kepada Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang, sekelompok pemukim Yahudi melemparkan batu ke rumah orang Palestina dan juga berusaha membakar sebagian rumah tersebut.

Menurut media Israel, pemukim Yahudi yang tinggal di permukiman tidak sah di Tepi Barat melancarkan 482 serangan terhadap orang Palestina pada 2018.

Serangan oleh pemukim Yahudi itu, yang dicap sebagai “serangan rasis” oleh pemerintah Israel, meliputi kekerasan fisik, pelemparan batu, penulisan slogan rasis di tembok rumah orang Palestina, pengrusakan kendaraan dan harta serta pengrusakan lahan pertanian.

Ada sebanyak 250 permukiman Yahudi tidak sah di Tepi Barat, yang diduduki Israel setelah Perang Arab Israel 1967. Lebih dari 600.000 orang Israel tinggal di sana.

Menurut hukum internasional, semua permukiman Yahudi di wilayah Palestina, yang diduduki, tidak sah.

Baca juga: Israel hancurkan jalan yang baru diperbaiki di Masafer Yatta

Baca juga: Tentara Israel menembak orang Palestina di Tepi Barat

Baca juga: Pejabat Rusia bahas perujukan antarfaksi Palestina

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Turki perintahkan penangkapan 1.112 terduga pendukung ulama gulen

Istanbul, (ANTARA News) – Turki memerintahkan penangkapan 1.112 orang yang diduga memiliki jaringan dengan ulama Muslim Fethullah Gulen, yang dituduh menjadi dalang upaya kudeta pada 2016, seperti yang dilaporkan CNN Turk pada Selasa.

Operasi tersebut merupakan yang terbesar yang pernah diluncurkan terhadap orang yang diduga menjadi pendukung ulama yang berbasis di Amerika Serikat sejak kudeta gagal. Insiden gagalnya kudeta tersebut menewaskan 250 orang. Gulen, mantan sekutu Presiden Tayyip Erdogan, membantah terlibat dalam upaya kudeta.

CNN Turk mengatakan operasi tersebut berpusat di ibu kota Ankara, namun menyebar ke 76 provinsi. Tidak ada penjelasan lebih lanjut untuk saat ini, sebagaimana diberitakan Reuters.

Lebih dari 77.000 orang dijebloskan ke penjara sambil menunggu persidangan sejak upaya kudeta. Penangkapan di sejumlah daerah juga masih dilakukan. Pihak berwenang memecat 150.000 warga sipil dan personel militer.

Pengkritik Erdogan menuduhnya memanfaatkan upaya kudeta gagal tersebut untuk membungkam perbedaan pendapat. Pihak berwenang Turki mengatakan langkah tersebut diperlukan untuk memerangi ancaman terhadap keamanan nasional.

penyunting : Asti Mayang Sari
 Baca juga: Turki keluarkan surat perintah penangkapan GullenBaca juga: Menag: pendidikan keagamaan tidak terkait kudeta Turki

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

perusahaan israel terancam dimasukkan daftar hitam pbb karena bangun permukiman

Al-Quds, (ANTARA News) – Sejumlah perusahaan Israel dan internasional menghadapi resiko dimasukkan ke dalam daftar hitam PBB karena melakukan bisnis dalam pembangunan permukiman Yahudi di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan, kata harian Israel Yedioth Ahronoth, Selasa.

Perusahan tersebut yang terancam dimasukkan ke dalam daftar hitam PBB meliputi Coca Cola, perusahaan telekom Bezeq dan industri Teva Pharmaceutical.

Pada 2016, Dewan Hak Asasi Manusia PBB menyetujui satu resolusi untuk mengumpulkan daftar hitam perusahaan Israel dan internasional yang beroperasi di sektor pembangunan permukiman Yahudi.

Meskipun ada tekanan AS dan Israel, dewan itu siap mengeluarkan daftar yang diperbarui mengenai perusahaan yang dimasukkan ke dalam daftar hitam pada Maret, demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam.

“Kami percaya dimasukkannya perusahaan Israel di dalam daftar hitam Dewan Hak Asasi Manusia PBB mungkin memajan perusahaan itu terhadap prosedur hukum, sehingga membuat perusahaan internasional untuk keluar dari penanaman modal mereka di Israel,” kata Tal Granot-Goldstein, CEO Hot Telecommunication Systems Ltd., salah satu perusahaan yang terancam dimasukkan ke dalam daftar hitam, di dalam surat kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Oleh karena itu, kami meminta pemerintah Israel dan Kementerian Luar Negeri turun-tangan untuk mencegah penerbitan daftar ini. Penanganan masalah ini adalah kepentingan nasional yang paling penting,” tulis wanita pejabat tersebut.

Pada Januari 2018, Dewan PBB itu mengidentifikasi 206 perusahaan yang beroperasi di sektor pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat.

Israel menduduki Tepi Barat, termasuk Al-Quds (Jerusalem) Timur, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota tersebut pada 1980, dan mengklaimnya sebagai “ibu kota negara Yahudi yang tak terpisahkan dan abadi” –tindakan yang tak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Al-Quds Timur sebagai wilayah pendudukan.
penyunting: Chaidar Abdullah.
Baca juga: Israel larang tujuh perempuan Palestina masuk Al-Aqsha
Baca juga: Pemukim Yahudi nodai masjid di dekat Ramallah

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PBB desak upaya pembukaan akses ke gudang gandum di hodeidah

Dubai (ANTARA News) – Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Senin, mengatakan pentingnya akses ke gudang-gudang gandum yang berada di garis depan di kota pelabuhan Hodeidah karena menikatnya risiko membusuknya bahan makanan itu.

Gudang-gudang gandum milik Program Pangan Dunia (WFP) di pabrik-pabrik penggilingan di Laut Merah cukup untuk menghidupi 3,7 juta warga selama satu bulan. Namun, tempat itu tidak dapat diakses selama lebih dari lima bulan, kata Utusan Khusus Martin Griffiths.

Perang yang berlangsung selama hampir empat tahun di Yaman telah menewaskan puluhan ribu orang, meruntuhkan perekonomian, dan membuat jutaan orang berada di ambang kelaparan.

PBB mendorong penerapan gencatan senjata dan penarikan pasukan dari Hodeidah yang disetujui Desember lalu di Swedia. Hodeidah merupakan titik masuk utama sebagian besar impor Yaman.

Mengakses 51.000 ton gandum dan perlengkapan penggilingan milik PBB di garis depan titik pertempuran tersebut menjadi bahasan utama pembicaraan perdamaian yang tengah berlangsung, seperti laporan Reuters.

Negosiasi antara pihak-pihak yang bertikai pada pekan lalu menghasilkan hal yang PBB sebut sebagai “kompromi awal” untuk menarik pasukan, meskipun kesepakatan akhirnya belum disetujui.

Griffiths mengatakan dia terdorong oleh kesepakatan baru-baru ini yang dicapai semua pihak dalam pembicaraan untuk menemukan jalan guna mengakses pengilingan tersebut.

“Kami menekankan bahwa jaminan akses ke penggilingan-penggilingan tersebut merupakan tanggung jawab bersama antara berbagai pihak yang bertikai di Yaman. Dengan akses yang aman, tidak terbatas, dan berkelanjutan, PBB bisa membuat makanan yang sangat dibutuhkan oleh warga ini tersedia,” katanya dalam pernyataan.

Pernyataan bersama antara Griffiths dan Kepala Kantor Urusan Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) Mark Lowcock mengatakan bahwa PBB meningkatkan kegiatan operasionalnya untuk membantu menyediakan makanan bagi hampir 12 juta warga yang membutuhkan di penjuru Yaman.

Penyunting: I Wayan Yoga

Baca juga: Yaman: bencana kemanusiaan sudah sangat mengkhawatirkan

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Israel hancurkan jalan yang baru diperbaiki di Masafer Yatta

Al-Khalil, Palestina (Antara/WAFA-OANA) – Pasukan Israel menghancurkan jalan yang diperbaiki belum lama ini, yang menghubungkan Khirbet Shaab Al-Butum dengan Masafer Yatta di bagian selatan Tepi Barat Sungai Jordan, kata seorang pegiat lokal.

Koordinator Komite Anti-Tembok dan Anti-Permukiman di Rateb Al-Jabour, bagian selatan Al-Khalil (Hebron), mengatakan kepada Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi, pasukan Israel memberi perlindungan buat satu buldoser militer saat alat berat itu terus menghancurkan jalan tersebut. Jalan itu digunakan untuk memfasilitasi akses petani Palestina ke lahan pertanian mereka dan daerah-daerah permukiman.

Ia mengatakan perbuatan militer Israel tersebut bertujuan mengusir orang Palestina dari daerah itu untuk membangun permukiman.

Khirbet Shaab Al-Butum termasuk di antara puluhan permukiman kecil yang berada di Masafer Yatta, daerah yang sangat mengandalkan peternakan sebagai sumber utama nafkah mereka.

Masafer Yatta diklasifikasikan sebagai Daerah C, yang sepenuhnya berada di bawah kendali militer Israel. Daerah C merupakan sebanyak 60 persen daerah Tepi Barat –yang diduduki Israel dan belakangan Israel berencana mencaploknya setelah mengusir penduduk Palestina di daerah itu.

Daerah tersebut telah dirancang sebagai zona militer tertutup Israel untuk pelatihan sejak 1980-an dan kemudian dirujuk sebagai Zona Penembakan 918.

Pelanggaran Israel atas daerah itu meliputi pembongkaran kandang hewan, rumah warga Palestina dan bangunan tempat tinggal.

Penguasa Israel tidak pernah mengeluarkan izin mendirikan bangunan buat warga lokal Palestina di daerah tersebut.

Penyunting: Chaidar Abdullah

Baca juga: Pasukan Israel mulai hancurkan kafilah pemrotes di permukiman Badui

Baca juga: Israel dorong “pengesahan” permukiman liar di Tepi Barat

Baca juga: Pejabat Rusia bahas perujukan antarfaksi Palestina

Baca juga: Pemukim Yahudi nodai masjid di dekat Ramallah

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pejabat Rusia bahas perujukan antarfaksi Palestina

Moskow (Antara/WAFA-OANA) – Azzam Al-Ahmad, anggota Komite Sentral Fatah dan Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, bertemu di Moskow dengan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov guna membahas perujukan antarfaksi Palestina sebelum pertemuan faksi Palestina di Rusia.

Rusia mengundang semua faksi politik Palestina, terutama Fatah dan HAMAS, untuk membicarakan perujukan dan mengakhiri perpecahan mereka. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu pekan mulai Rabu.

Al-Ahmad berterima kasih kepada Rusia karena mendukung perjuangan Palestina bagi kemerdekaan dan hak asasi rakyat Palestina, serta bantuannya dalam membawa semua faksi Palestina untuk secara bersama membicarakan perujukan.

Ia juga berterima kasih kepada Rusia karena menolak ikut dalam Konferensi Warsawa mendatang tentangTimur Tengah –yang diserukan oleh Amerika Serikat, demikian laporan Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi. Palestina memboikot pertemuan itu.

Bogdanov, yang juga adalah utusan presiden Rusia untuk Timur Tengah, mengatakan dalam pertemuan dengan Al-Ahmad bahwa Rusia mendukung posisi Presiden Mahmoud Abbas dan kepemimpinanya untuk perdamaian. Ia menekankan pentingnya untuk mengakhiri perpecahan yang didasari program politik PLO.

Ia juga menekankan bahwa Rusia siap melakukan semua upaya yang bisa dilakukan untuk menemukan penyelesaian yang adil bagi masalah Palestina dengan dasar solusi dua-negara dan resolusi internasional.

Penyunting Chaidar Abdullah

Baca juga: Rusia tidak akan pindahkan kedutaan ke Yerusalem

Baca juga: Paus tegaskan lagi dukungan solusi dua negara di Palestina

Baca juga: PBB tegaskan pentingnya solusi dua negara bagi Palestina-Israel

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia sambut inisiatif Iran tingkatkan pariwisata dan penguatan perempuan

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah Indonesia menyambut baik inisiatif Iran dalam meningkatkan hubungan bilateral antarmasyarakat atau people-to-people contact melalui pariwisata dan penguatan peran perempuan.

“Kami menyambut baik inisiatif Iran untuk mempromosikan penguatan people-to-people contact melalui pariwisata dan penguatan perempuan yang akan makin menguatkan persahabatan dan pengertian antarmasyarakat kedua negara,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmien Nasution di Jakarta, Senin malam.

Mewakili pemerintah Indonesia, Darmien menyampaikan pidato sambutan dalam resepsi Peringatan 40 Tahun Revolusi Islam Iran yang diselenggarakan Kedutaan Besar Iran di Jakarta.

“Saya mewakili pemerintah dan rakyat Indonesia, mengucapkan selamat dan menyampaikan doa terbaik untuk Peringatan 40 Tahun Revolusi Islam Iran,” ujar dia.

Baca juga: Peringati 40 Tahun Revolusi, Iran klaim negara terstabil di Timur Tengah

Terkait inisiatif bagi penguatan hubungan people-to-people, Iran memberikan kemudahan bagi Warga Negara Indonesia untuk berkunjung ke negara itu dengan fasilitas visa on arrival atau visa saat kedatangan.

Sementara itu, meskipun Iran belum termasuk 169 negara bebas visa ke Indonesia, Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi mengatakan Bali telah menjadi salah satu tujuan wisata luar negeri yang paling banyak dikunjungi warga Iran.

Di bidang penguatan peran perempuan, Wakil Presiden Iran untuk Urusan Perempuan dan Keluarga Masoumeh Ebtekar pada kunjungan ke Jakarta tahun lalu, telah bertemu dan bertukar pikiran dengan Menteri Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Yembise untuk melakukan kajian bersama dan pertukaran delegasi tentang peningkatan ekonomi dan sosial perempuan, termasuk penyebaran nilai-nilai toleransi.

Baca juga: Pojok Indonesia sampaikan nilai Islam moderat di Iran

Indonesia dan Iran telah menikmati hubungan diplomatik yang berjalan dengan baik sejak 1950, yang puncaknya terjadi saat kunjungan Presiden Hasan Rouhani ke Indonesia pada 2015 dan kunjungan balasan Presiden Joko Widoo ke Iran pada 2016 yang menghasilkan perjanjian Komisi Bersama untuk Kerja Sama Ekonomi.

“Kunjungan pemimpin kedua negara telah memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Iran ke level tertinggi, dan saya yakin kita akan terus meningkatkan kerja sama demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat kedua negara,” ujar Darmien.

Baca juga: Presiden Jokowi awali kunjungan kenegaraan di Iran

Baca juga: Iran berharap ada penerbangan langsung Jakarta-Teheran

Saat ini, Indonesia dan Iran tengah bersiap untuk menyelenggarakan pertemuan pertama Komisi Bersama untuk Kerja Sama Ekonomi dalam waktu dekat di awal 2019.

Volume perdagangan Indonesia dan Iran pada 2018 bernilai 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp13 triliun. Melalui komisi bersama tersebut, kedua negara berharap dapat meningkatkan potensi perdagangan menjadi 2 miliar dolar AS atau naik dua kali lipat dari tahun lalu.

Produk ekspor utama Indonesia ke Iran, antara lain tekstil, sepatu, suku cadang elektronik dan aneka komoditas; seperti kelapa sawit, kopi dan karet. Sementara itu, Indonesia banyak mengimpor minyak dan gas dari Iran. ***3***

(T.A060)

Baca juga: Iran sebut mekanisme perdagangan baru Eropa sebagai langkah awal

Baca juga: Iran usulkan aksi global lawan terorisme

Pewarta: Azizah Fitriyanti
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peringati 40 Tahun Revolusi, Iran klaim negara terstabil di Timur Tengah

Jakarta (ANTARA News) – Iran mengklaim telah berhasil menjadi negara paling stabil di Timur Tengah selama 40 tahun terakhir sejak Revolusi Islam terjadi di negeri Teluk Persia itu.

“Hari ini, setelah 40 tahun berjalan, kami dengan penuh percaya diri mengumumkan bahwa Iran, dengan dukungan penuh rakyatnya, telah berhasil menjadi negara paling stabil di wilayah Timur Tengah yang penuh kemelut dan perpecahan,” kata Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi di Jakarta, Senin malam.

Pernyataan tersebut disampaikan Mohammadi dalam pidato perayaan Peringatan 40 Tahun Revolusi Islam Iran yang diselenggarakan Kedutaan Besar Iran di Jakarta yang dihadiri perwakilan pemerintah Indonesia, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmien Nasution, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, serta Ketua Dewan Pertimbangan Daerah (DPD) RI Oesman Sapta Oedang.

Dalam pidatonya, Dubes Mohammadi pun menggarisbawahi capaian Iran sebagai negara demokratis agamis yang, salah satunya, dibuktikan dengan keberhasilan penyelenggaraan lebih dari 40 pemilu di negara teluk itu.

Iran juga mengaku sebagai negara yang merangkul berbagai penganut agama, seperti Muslim, Kristen (Katolik dan Protestan), Zoroastrianisme, serta Yahudi, yang semuanya diberikan kesetaraan hak sosial dan kebebasan dalam melaksanakan ibadah keagamaan.

Baca juga: Pojok Indonesia sampaikan nilai Islam moderat di Iran 

Baca juga: Iran sebut mekanisme perdagangan baru Eropa sebagai langkah awal

Sebagai negara yang stabil di berbagai bidang, Iran siap untuk memperluas kerja sama perdagangan, ekonomi dan politik berdasarkan prinsip saling menghormati dan interaksi yang konstruktif dengan semua negara.

“Presiden Republik Islam Iran Yang Mulia Doktor Hasan Rouhani selalu menyampaikan pandangan kebijakan luar negeri yang pragmatis dan realistis, serta interaksi yang konstruktif dengan semua negara, khususnya negara-negara tetangga dan selalu mengedepankan negosiasi dalam menyelesaikan berbagai krisis dan persoalan,” kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Mohammadi, Iran menyayangkan kondisi yang terjadi di Timur Tengah saat ini yang dikacaukan berbagai aksi terorisme dan ekstremisme, seperti terjadi di Yaman yang telah menelan korban sipil, khususnya anak-anak dan perempuan.

“Dalam situasi seperti itu, kami membutuhkan kerja sama, interaksi dan saling tukar pendapat dari seluruh negara di kawasan,” kata dia.

Revolusi Islam Iran terjadi di bawah pimpinan Ayatollah Khomeini pada 1979 yang mengubah sistem pemerintahan dari monarki menjadi Republik Islam. Hubungan diplomatik antara Iran dan Indonesia berlangsung sejak 1950.

Baca juga: Tunduk pada AS, Jerman larang maskapai Iran di wilayahnya

Baca juga: Militer Israel serang Iran di Suriah
 

Pewarta: Azizah Fitriyanti
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DPR RI minta KBRI Amman terus suarakan dukungan bagi kemerdekaan Palestina

Jakarta, (ANTARA News) – Komisi I DPR RI secara khusus mendorong Kedutaan Besar RI di Amman, Yordania, untuk terus menyuarakan dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina meraih kemerdekaan.

Hal tersebut disampaikan delegasi Komisi I DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Yordania selama dua hari, 7-8 Februari 2019, yang dipimpin Ketua Komisi I Abdul Kharis Almashari, seperti dikutip dari keterangan tertulis KBRI Amman yang diterima di Jakarta, Senin.

Terkait pesan tersebut, Dubes RI untuk Yordania dan Palestina Andy Rachmianto menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina tidak akan pernah surut, bahkan akan terus menguat, khususnya di forum PBB, sejak  Indonesia menjadi anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

Topik Palestina dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat antara delegasi Komisi I dan Dubes RI beserta jajaran KBRI Amman, yang juga memaparkan perkembangan serta capaian dalam hubungan bilateral RI-Yordania dan Palestina di berbagai bidang, termasuk peluang dan tantangan dalam meningkatkan hubungan kerja sama di masa mendatang.

RDP juga membahas sejumlah isu terkini, antara lain dinamika situasi keamanan Timur Tengah, dukungan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, penguatan diplomasi ekonomi dan pariwisata, serta isu perlindungan dan pelayanan terhadap WNI di Yordania.

“Mempertimbangkan lokasi strategis dan kondisi keamanan yang stabil, kiranya Yordania dapat menjadi pintu masuk bagi barang-barang Indonesia di kawasan Timur Tengah,” kata anggota Komisi I Evita Nursanty.

Pada 2018, nilai perdagangan RI-Yordania tercatat lebih dari 282 juta dolar AS, atau meningkat sekitar 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dengan kecenderungan positif tersebut, perlu diambil langkah-langkah untuk mengembalikan nilai perdagangan kedua negara yang sempat mencapai 500 juta dolar AS sebelum terjadinya konflik di Suriah pada 2012, antara lain melalui pemberlakuan ‘Preferential Tariff Agreement’ (PTA),” ujar Dubes Andy.

Dalam kunjungan kerja tersebut, delegasi DPR RI juga melakukan pertemuan dengan Ketua dan Anggota Komisi Luar Negeri Parlemen Yordania (Majlis Nuwab), yang membahas sejumlah topik, antara lain konflik Israel-Palestina, perlindungan migran, serta pembebasan visa bagi wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Yordania.

Delegasi tersebut juga mengunjungi “griya singgah” penampungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan bertatap muka dengan sekitar 25 pekerja migran yang tengah menunggu proses penyelesaian kasus serta pemulangan ke Indonesia. Pada acara itu Komisi I DPR RI menyampaikan harapan agar seluruh penghuni tempat penampungan dapat segera pulang ke Indonesia  setelah pemberlakuan Undang-Undang Pengampunan (amnesty) oleh Yordania baru-baru ini.

Dubes Andy mengatakan bahwa dengan disahkannya undang-undang itu, sekitar 80 persen penghuni shelter diharapkan memperoleh pemutihan dan dapat segera dipulangkan ke tanah air. Ketua  Komisi I mengapresiasi peran KBRI Amman sebagai perwakilan citizen service dalam melindungi dan membantu pemulangan pelerja migran bermasalah di Yordania.

Kunjungan kerja di Amman juga dimanfaatkan delegasi untuk bertemu dan berdialog secara khusus dengan Konsul Kehormatan RI untuk Palestina Maha Shouseh. Pada kesempatan itu, para wakil rakyat yang membidangi masalah luar negeri dan pertahanan itu memperoleh informasi terkait situasi terkini di wilayah Palestina, khususnya pascakeputusan Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan besar dari Tel-Aviv ke Yerusalem.

Baca juga: Kontraktor Indonesia berpeluang ikut rekonstruksi Irak-Suriah pascaperang

Baca juga: TKW hilang kontak 12 tahun akhirnya ditemukan KBRI Yordania

Baca juga: Produk kerajinan ramaikan bazaar di Kedutaan Besar Indonesia di Amman

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Koalisi pimpinan Saudi di Yaman lancarkan serangan di Sanaa

Kairo (ANTARA News) – Koalisi pimpinan Saudi di Yaman melancarkan operasi dengan sasaran yang sudah ditetapkan di Sanaa, ibu kota dikuasai gerakan Houthi, televisi negara Saudi melaporkan pada Sabtu.

Operasi tersebut menyasar satu lokasi tempat penyimpanan dan penyiapan drone dan kendaraan-kendaraan untuk meluncurkan pesawaqt tanpa awak tersebut di Sanaa.

Koalisi itu menambahkan bahwa operasi tersebut sesuai dengan hukum internasional dan langkah-langkah itu diambil untuk melindungi warga sipil, demikian Reuters melaporkan.

Uni Emirat Arab (UAE) yang ikut dalam koalisi itu diberitakan telah melatih dan mempersenjatai ribuan pejuang Yaman, sebagian besar di provinsi-provinsi di wilayah selatan dan pesisir barat, sebagai bagian dari pasukan yang memerangi Houthi.

Houthi kini mengusai sebagai besar wilayah perkotaan, termasuk Sanaa dan pelabuhan utama Hodeidah.

Baca juga: Koalisi pimpinan Saudi akui serangan atas bus di Yaman tak dibenarkan

Negara-negara Barat yang sebagian besar menyediakan persenjataan dan intelijen bagi koalisi, telah menekankan agar perang hampir empat tahun di negara itu diakhiri setelah pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Peristiwa pembunuhan itu membuat mereka meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas Arab Saudi di kawasan.

Konflik di Yaman secara luas dianggap sebagai perang antara Muslim Suni Arab Saudi dan Muslim Syiah Iran, yang dihasut suatu pihak berpengaruh.

Houthi membantah tuduhan bahwa Iran memasok mereka dengan persenjataan dan mengatakan bahwa revolusi mereka menentang korupsi.

Baca juga: Koalisi pimpinan Arab Saudi amankan pelayaran Teluk Bab al-Mandab

Baca juga: Milisi Houthi akui serang pesawat koalisi pimpinan Saudi

Gerilyawan Houthi menguasai Hudaidah saat faksi lain Yaman yang didukung koalisi pimpinan Saudi berusaha memulihkan pemerintah yang diakui masyarakat internasional bertebaran di pinggir kota pelabuhan tersebut.

Kegagalan mereka untuk menarik petempur dari kota itu, berdasarkan kesepakatan gencatan senjata satu-bulan, telah menghidupkan kembali ancaman terhadap serangan besar terhadap Hudaidah, kondisi yang bisa memicu kelaparan.

Dalam enam bulan terakhir saja, perang di Yaman telah memaksa lebih dari setengah juta anak meninggalkan rumah mereka, kata beberapa kelompok bantuan pada Kamis (31/1). Organisasi-organisasi itu memperingatkan bahwa generasi pemuda terancam hilang.

Kebanyakan orang mengungsi selama serangan besar militer terhadap Hudaidah pada Juli dan Agustus tahun lalu dan semuanya menghadapi masa depan “yang suram”, karena tak mempunyai akses ke pendidikan dan menghadapi peningkatan risiko serangan penyakit serta kelaparan, kata organisasi anak PBB.

Redaktur: Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Satu lagi tahanan Palestina meninggal di penjara Israel

Ramallah, Palestina, 9/2 (Antara/WAFA-OANA) – Seorang tahanan Palestina di dalam penjara Israel, Yaser Hamed Eshtayyeh (36), ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Jumat (8/2) di dalam tahanan tempat ia telah menjalani hukuman, kata Masyarakat Tahanan Palestina (PPS).

Eshtayyeh, yang berasal dari Desa Tell di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan, menjalani hukuman seumur hidup di dalam penjara Israel setelah ia dinyatakan bersalah atas tuntutan pidana pada 2009, kata Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.

Tak ada perincian mengenai penyebab kematiannya.

Pada Rabu (6/2), satu orang Palestina dari Jalur Gaza meninggal, setelah 28 tahun menjalani hukuman di penjara Israel –empat tahun di antaranya ia habiskan di dalam tahanan terkucil, tampaknya akibat pengabaian medis, kata Komisi Tahanan.

Faris Baroud (51) dari Kamp Pengungsi Shati, katanya, meninggal tak lama setelah ia dipindahkan dari Penjara Rimon di Israel Selatan ke satu rumah sakit Israel karena kesehatannya merosot.

Baroud, yang ditangkap pada 23 Maret 1991 dan dijatuhi hukum penjara seumur hidup ditambah 35 tahun karena membunuh seorang pemukim Yahudi, telah mengeluh ia sakit perut dan asma dan telah menjalani operasi tahun lalu untuk mengangkat sebagian ginjalnya.

Ia mestinya telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan dengan Israel pada 2013, tapi Israel telah mengkhianati kesepakatan tersebut.

Komisi Tahahan menganggap Pengelola Penjara Israel bertanggung-jawab atas kematian Baroud karena ia mengalami pengabaian medis.

Sebanyak 60 tahanan, kata Komisi Tahanan, telah meninggal saat berada di dalam penjara akibat pengabaian medis sejak pendudukan Israel 1967.
Penyunting: Chaidar Abdullah
(U.C003)

(T.C003/B/C003/B/M016) 09-02-2019 08:21:33

Pewarta:
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

New York Times: putra mahkota Saudi pernah ancam gunakan “peluru” untuk Khashoggi

Washington (Antara/Reuters) – Setahun sebelum wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi tewas, putra mahkota Saudi mengatakan kepada seorang ajudan bahwa dia akan menggunakan “peluru” untuk wartawan tersebut jika dia tidak kembali ke rumahnya dan mengakhiri kritikannya terhadap pemerintah.

Komentar Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman kepada seorang ajudan tinggi pada 2017 dibuat jauh sebelum Khashoggi tewas pada Oktober lalu di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, seperti dilaporkan New York Times, Kamis (7/2), dengan mengutip pejabat asing dan AS saat ini dan sebelumnya yang mengetahui soal laporan intelijen.

Komentar-komentar tersebut disadap oleh badan intelijen Amerika, kata surat kabar itu.

Pengulas intelijen AS secara metaforis menafsirkan komentar “peluru”, mempunyai makna putra mahkota tidak harus berarti menembak Khashoggi, tetapi mereka berpikir itu menunjukkan niatnya untuk membunuh wartawan tersebut jika dia tidak pulang ke kerajaan tersebut, kata New York Times.

Riyadh, yang sebelumnya membantah bahwa Arab Saudi “mengetahui hilangnya Khashoggi” sebelum memberikan penjelasan yang bertolak-belakang, dengan tegas bersikeras bahwa putra mahkota tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Perwakilan Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington, CIA dan Badan Keamanan Nasional belum menanggapi permintaan Reuters untuk mengomentari berita New York Times itu.

Badan intelijen AS yakin putra mahkota telah memberikan instruksi untuk membunuh Khashoggi, kolumnis di Washington Post sekaligus orang dalam kerajaan, yang jasadnya dimutilasi.

Laporan New York Times dipublikasi sehari sebelum batas waktu Kongres bagi Gedung Putih untuk menyerahkan laporan apakah putra mahkota memerintahkan pembunuhan Khashoggi, dan apakah mereka bermaksud untuk memberlakukan sanksi kepada penguasa de facto tersebut.

Amerika Serikat menjatuhi sanksi terhadap 17 pejabat Arab Saudi sehubungan dengan peran mereka dalam kematian Khashoggi, namun lain halnya dengan Presiden AS Donald Trump –yang mengatakan dia mendukung putra mahkota.

Penyidik HAM PBB yang menyelidiki kasus pembunuhan Khashoggi sedang dalam kunjungan selama sepekan di Turki dan dijadwalkan bertemu dengan kepala kejaksaan Istanbul pada Kamis.

Penyelidikan kasus pembunuhan Khashoggi yang dipimpin PBB pada Kamis mengatakan bahwa bukti menunjukkan kejahatan sadis “direncanakan dan dilakukan” oleh para pejabat Saudi.

Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Amerika Serikat tarik militer dari Suriah akhir April

Ankara (Antara/Reuters) – Militer Amerika Serikat (AS) bersiap untuk menarik pasukan mereka dari Suriah pada akhir April, lapor Wall Street Journal mengutip para pejabat dan mantan pejabat AS.

Media itu juga melaporkan bahwa sejumlah besar pasukan AS akan ditarik dari negara itu pada pertengahan Maret.

Seorang pejabat AS mengonfirmasi target April tersebut kepada Reuters. Pejabat itu mengatakan penarikan itu meliputi pemulangan dari pangkalan militer AS di Tanf, dekat perbatasan Suriah dengan Irak dan Jordania.

Pada Desember, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa dia akan menarik seluruh 2.000 pasukan AS dari Suriah dengan alasan pertempuran melawan ISIS di sana hampir dimenangkan.

Keputusan mendadak Trump tersebut mengejutkan banyak pihak di pemerintahannya, termasuk sekutu koalisinya seperti Turki dan aliansi gerilyawan Arab dan Kurdi yang memerangi ISIS dengan dukungan militer AS.

Washington telah mencapai kesepakatan dengan Turki, yang menganggap gerilyawan YGP Kurdi Suriah dukungan AS sebagai kelompok teroris, mengenai keamanan para gerilyawan YPG setelah mereka mundur.

AS juga membahas penetapan sebuah zona aman di sepanjang perbatasan untuk meredakan kekhawatiran keamanan Turki.

Juru bicara koalisi pimpinan AS dalam perang melawan ISIS di Suriah dan Irak merujuk Reuters untuk meminta komentar Juru Bicara Pentagon Komandan Sean Robertson saat ditanya mengenai laporan WSJ tersebut. Namun, Komandan Robertson menolak untuk membahas jadwal waktu penarikan pasukan itu.

Pejabat Turki mengatakan AS belum memberi tahu Ankara mengenai tanggal penarikan pasukan dari Suriah akan diselesaikan.

“Yang kami ketahui sejauh ini adalah tidak ada penarikan, dan situasi di lapangan masih sama. Tidak ada pembahasan mengenai penetapan tanggal atau alur waktu (untuk penarikan),” kata perwira Pasukan Demokratik Suriah kepada Reuters.

Pasukan Demokratik Suriah adalah ujung tombak YPG yang merupakan aliansi dukungan AS.

Penyunting: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beda pendapat dengan Trump, Merkel sebut ISIS belum dikalahkan

Berlin (Antara/Reuters) – ISIS masih belum dikalahkan, dan malah menerapkan pola peperangan asimetris setelah kehilangan hampir seluruh wilayahnya di Suriah, kata Kanselir Jerman Angela Merkel pada Jumat.

Pernyataan Merkel yang diucapkan saat peresmian markas badan intelijen luar negeri BND tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donal Trump yang menyebut bahwa kelompok gerilyawan itu sudah dikalahkan.

“ISIS, sudah terusir dari wilayah mereka, sayangnya ini bukan berarti ISIS telah musnah,” kata Merkel. “Mereka berubah menjadi pasukan dengan pola peperangan asimetris. Dan hal ini tentu saja, menjadi sebuah ancaman.”

Kanselir dari kubu konservatif itu mengatakan pemantauan situasi di Suriah menjadi salah satu prioritas utama BND, selain melacak ancama siber serta berita bohong yang ditujukan untuk memengaruhi pemilu yang demokratis.

Pada Rabu (6/2), Trump mengatakan dia berharap dapat menyampaikan pengumuman resmi paling cepat pekan depan bahwa koalisi yang memerangi kelompok gerilyawan itu berhasil merembut semua wilayah yang mereka kuasai.

Pada Desember, Trump menulis di Twitter bahwa kelompok itu berhasil “dikalahkan.”

Trump ingin menarik pasukan AS dari Suriah pada akhir April. Namun, rencana itu memicu kekhawatiran sekutu-sekutu Eropa bahwa ISIS bisa muncul kembali di Suriah di tengah ketiadaan rencana perdamaian yang kredibel untuk mengakhiri perang saudara di negara itu.

“Kita masih jauh dari perdamaian di Suriah,” kata Merkel. Perdana menteri Jerman itu menuai simpati dari lebih dari 550.000 warga Suriah yang mengungsi di Jerman.

Pada 2015, Merkel membuka perbatasan Jerman bagi hampir satu juta pencari suaka asal Suriah.

Markas baru BND akan menjadi kantor pusat bagi 4.000 pegawai badan intelijen itu, yang akan pindah dari kantor pusat saat ini di Munchen.

Konstruksi besar BND yang terletak di Distrik Mitte di Berlin, membutuhkan waktu hampir 10 tahun untuk diselesaikan dan menelan biaya lebih dari 1,4 miliar euro (sekitar Rp22,2 triliun).

Gedung BND itu berdiri di atas lahan seluas 10 hektar dan memiliki ruang perkantoran seluas 260.000 meter per segi.

Baca juga: Amerika Serikat tarik militer dari Suriah akhir April

Baca juga: Suku Arab di Suriah bergerak setelah Trump putuskan tarik pasukan

Baca juga: Menlu: kemungkinan operasi Turki tak terkait penarikan pasukan AS

Penyunting: I Wayan Yoga

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah, serikat kerja Tunisia sepakati kenaikan gaji sektor publik

Tunis (ANTARA News) – Pemerintah Tunisia mencapai kesepakatan dengan serikat kerja berpengaruh UGTT untuk menaikkan gaji 670.000 pegawai sektor publik, kata tiga sumber yang mengetahui negosiasi itu kepada Reuters pada Kamis.

Kesepakatan itu mengakhiri ketegangan berbulan-bulan di negara Afrika Utara tersebut.

Tunisia berada dalam tekanan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membekukan gaji sektor publik — utang yang naik dua kali lipat menjadi sekitar 16 miliar dinar (sekitar Rp75,1 triliun) pada 2018 dari 7,6 miliar dinar (sekitar Rp35,7 triliun) pada 2010 — untuk mengurangi defisit anggaran negara itu.

Perekonomian negara Afrika Utara tersebut dilanda krisis sejak presiden autokrat Zine al Abidine Ben Ali dilengserkan pada 2011. Sejak saat itu, pengangguran dan inflasi meningkat tajam.

Pada Rabu, ribuan guru Tunisia menggelar unjuk rasa di dekat kantor perdana menteri untuk menuntut kondisi kerja yang lebih baik serta kenaikan gaji.

Bulan lalu, layanan kereta, bus, dan lalu lintas udara terhenti saat unjuk rasa nasional satu hari, yang digalang UGTT, diikuti ribuan orang.

Serikat kerja itu mengancam akan kembali menggelar unjuk rasa nasional bulan ini jika pemerintah tidak menyetujui kenaikan gaji. Namun, unjuk rasa itu kemungkinan akan dibatalkan karena kesepakatan telah dicapai.

Pengumuman mengenai kesepakatan itu diperkirakan akan diumumkan malam ini (waktu setempat).

Sejauh ini, rincian mengenai kesepakatan itu belum diungkap.

Tunisia berniat memangkas gaji sektor publiknya menjadi 12,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada 2020 dari sekitar 15,5 persen nilai saat ini.

Menurut IMF, angka itu adalah salah satu yang terbesar di dunia. IMF memiliki kesepakatan pinjaman dengan Tunisia senilai 2,8 miliar dolar AS (sekitar Rp39,2 triliun) pada Desember 2016.

Baca juga: Wanita terlibat bom bunuh diri di Tunisia , sembilan luka-luka
Baca juga: Tunisia-Maroko tawarkan Biofarma bangun pabrik

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu Turki: koordinasi diperlukan untuk tumpas Da`esh di Suriah

Washington, 7/2 (Antara/Anadolu-OANA) – Penumpasan sisa anggota kelompok teror Da`esh di Suriah dan penarikan tentara AS dari wilayah tersebut mesti ditangani dengan cara yang terkoordinasi, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Rabu (6/2).

Cavusoglu berbicara di Washington, Amerika Serikat, dalam pertemuan menteri luar negeri sebagai bagian dari koalisi global untuk mengalahkan Da`esh. Meskipun ia melihat kelompok gerilyawan tersebut sudah kalah, ia mendesak semua negara untuk mencegah kebangkitan kembali kelompok teror itu.

“Menghindari kevakuman kekuasaan yang dapat dieksploitasi oleh pelaku teror untuk membahayakan keutuhan wilayah Suriah dan keamanan nasional tetangganya akan sangat penting,” kata Cavusoglu, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis.

“Da`esh telah kalah di Irak dan tak terhindarkan akan menghadapi nasib yang sama di Suriah. Yang penting sekarang ialah mencegah kebangkitannya kembali serta membantu menstabilkan semua negara ini. Perlu untuk menangani pangkal momok ini secara efektif dan dihindarinya pengulangan kesalahan masa lalu,” katanya.

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan keputusan yang tak terduga pada Desember untuk menarik 2.000 prajurit AS dari Suriah, sehingga menyulut kecaman dari banyak sekutu dan pembantu keamanannya, termasuk Kabinetnya sendiri.

Keputusan tersebut diambil setelah percakapan telepon dengan Presiden Turki Recep Rayyip Erdogan, saat kedua pemimpin itu menyepakati perlunya koordinasi yang lebih efektif di negara yang dicabik perang tersebut.

Cavusoglu menyatakan berbagai upaya bagi pembangunan kembali di Irak dan “pembangunan kembali identitas Irak di dalam sistem politik yang melibatkan banyak pihak” penting bagi kestabilan negeri itu.

“Setelah menempatkan tentaranya dengan cara yang membahayakan dalam perang melawan terorisme di Suriah, dan memfasilitasi kembalinya ratusan ribu pengungsi buat daerah yang dibebaskan, Turki siap melakukan apa saja yang perlu untuk membantu menstabilkan Irak dan Suriah,” kata Cavusoglu.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menekankan kepada koalisi tersebut, AS juga akan terus berusaha bagi kestabilan di Irak dan Suriah.

“Pengumuman Presiden Trump bahwa tentara AS akan ditarik dari Suriah bukan akhir dari perang Amerika. Kami akan terus berperang bersama kalian,” kata Pompeo kepada para anggota koalisi. “Itu hanya merupakan tahap baru dalam perang lama.”

Koalisi dengan 79 anggota tersebut didirikan pada 2014 untuk mengurangi ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok teror bagi keamanan internasional. Sasarannya ialah menghapuskan kemampuan militer Da`esh, kekuasaan wilayah, pemimpin, sumber keamanan dan pengaruh daringnya.

Baca juga: Polisi Turki tangkap 54 tersangka anggota ISIS di Istanbul
Baca juga: Irak vonis mati 6 perempuan Turki karena gabung ISIS

 
Penyunting: Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia kecam Israel tutup misi pengamat sipil di Hebron

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah Indonesia mengecam keputusan sepihak Israel menutup dan mengakhiri mandat misi pengamat sipil internasional di wilayah pendudukan Israel di Hebron, Tepi Barat, yang dikenal dengan Temporary International Presence in Hebron (TIPH).

Pernyataan pemerintah Indonesia itu disampaikan dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Kamis.

TIPH terbentuk pada 1994 berdasarkan perjanjian antara Israel dan Palestina, dan sebagaimana dimandatkan oleh Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) 904. 

Sejak terbentuknya misi itu, TIPH telah menjadi mekanisme yang sangat penting untuk memastikan perlindungan bagi penduduk sipil Palestina di Hebron, terutama terhadap pelanggaran hukum kemanusiaan dan HAM internasional. 

Oleh karena itu, mempertahankan mandat TIPH sangatlah penting untuk menjaga situasi yang rawan dan mencegah peningkatan kekerasan. 

Pemerintah Indonesia juga meminta para pihak bertindak sesuai hukum internasional dan perjanjian yang ada serta menahan diri dari tindakan provokatif.

Pemerintah Indonesia menegaskan kewajiban Israel sebagai pihak yang melakukan pendudukan (occupying power) agar melindungi penduduk Palestina di Hebron dan di seluruh wilayah Palestina di bawah pendudukan Israel sebagaimana ketentuan hukum internasional. 

Sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina, Indonesia bersama Kuwait dan didukung beberapa anggota DK PBB lainnya telah mendorong penyelenggaraan pertemuan tertutup Dewan Keamanan PBB untuk membahas tindakan sepihak Israel yang semakin memperburuk upaya menuju perdamaian Israel-Palestina dan terwujudnya solusi dua negara (two-state solution).  

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada negara-negara kontributor TIPH serta para pengamat TIPH yang telah melaksanakan tugasnya selama 22 tahun terakhir, termasuk mereka yang telah gugur dalam melaksanakan tugas.

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kelompok bersenjata ledakan truk pembawa gas cair di Iran

Jenewa (ANTARA News) – Seorang polisi tewas dan sejumlah orang lain mengalami luka serius setelah kelompok bersenjata meledakkan sebuah truk yang membawa gas cair di Iran barat laut pada Rabu pagi, demikian laporan kantor berita Mehr.

Polisi mendekati dua pria yang berada di stasiun pengisian bahan bakar di Kota Dareh Garm saat mereka mulai menembak truk tersebut, kata kantor berita itu.

Telah terjadi sebuah ledakan dahsyat yang memecahkan jendela-jendela bangunan di dekatnya, kata kantor berita Mehr, mengutip Wakil Kepala Kepolisian Provinsi Loresten Iran, Kolonel Seyed Ali Mirahmadi.

Laporan tersebut tidak memberikan informasi tentang identitas para penyerang atau tentang apa yang terjadi dengan mereka.

Baca juga: 10 Tewas akibat ledakan ketel di Iran

Baca juga: Iran benarkan ada ledakan di kediaman dubesnya di Libya

Sejumlah anggota pasukan keamanan Iran terbunuh dalam bentrokan dengan militan yang baru-baru ini terjadi di perbatasan timur dan barat Iran.

Pada September, kelompok militan menyerang parade militer di Kota Ahvaz, menewaskan sedikitnya 25 orang. ISIS dan kelompok separatis dari minoritas Arab Iran, keduanya mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Redaktur: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

UEA sebut kunjungan Paus Fransiskus momentum promosikan perdamaian

Jakarta (ANTARA News) – Atase Media Kedutaan Besar Uni Emirat Arab (UEA) di Jakarta Abdullah Ubaid Al Kaabi mengatakan kunjungan Paus Fransiskus ke negara itu merupakan momentum bersejarah untuk mempromosikan perdamaian dan toleransi antarumat beragama.

“Kunjungan Paus Fransiskus ke Uni Emirat Arab merupakan sejarah, dan kunjungan itu sebagai simbol perdamaian antarumat beragama,” ujar Abdullah Ubaid Al Kaabi dalam acara ramah tamah dengan media nasional di Jakarta, Rabu.

Al Kaabi mengatakan UEA memiliki kesamaan dengan Indonesia, yakni terdiri dari berbagai pemeluk agama dan suku bangsa.

“Uni Emirat Arab mempunyai keberagaman seperti yang ada di Indonesia,” kata dia.

Menurut atase media itu, UEA dan Indonesia juga mempunyai keinginan yang sama untuk mempromosikan toleransi antarumat beragama.

“Kita ingin mempromosikan toleransi dan menghargai perbedaan itu kepada dunia,” kata dia.

Baca juga: Paus, Imam Al Azhar tandatangani deklarasi perdamaian dunia

Reuters melaporkan Paus Fransiskus pada Minggu (3/2) menjadi bapa suci pertama yang menginjakkan kaki di Jazirah Arab, selisih beberapa jam saja dari pernyataannya yang keras dalam mengecam perang di Yaman. UEA sebagai tuan rumah, merupakan salah satu negara yang memegang peran utama pengiriman pasukan di bawah aliansi pimpinan Arab Saudi.

Sesaat sebelum bertolak ke Abu Dhabi, Paus Fransiskus mengatakan ia terus mengikuti krisis kemanusiaan di Yaman dengan kecemasan besar. Ia memanfaatkan khotbah Minggu di Vatican City untuk mendesak semua pihak agar menerapkan kesepakatan perdamaian yang rapuh dan mengirim bantuan bagi jutaan orang yang kelaparan.

Baca juga: Paus katakan ikuti krisis Yaman dengan penuh kekhawatiran

“Tangisan anak-anak dan orang tua mereka didengar Tuhan,” ujar Paus di depan umat di pelataran St. Petrus.

“Mari kita berdoa dengan kuat lantaran mereka adalah anak-anak yang lapar, haus, tidak punya obat-obatan dan terancam kematian,” kata Paus sebelum naik pesawatnya.

UAE menyambut pesan Paus mengenai Yaman dan yakin bahwa kesepakatan perdamaian yang disampaikannya merupakan terobosan sejarah, kata Menteri Luar Negeri Anwar Gargash di dalam tulisan di Twitter.

“Mari kita pastikan penerapannya dan membuat 2019 sebagai tahun perdamaian di Yaman,” katanya setelah Paus mendarat di Abu Dhabi.

Baca juga: Paus tiba di UAE dalam kunjungan bersejarah di Teluk Arab

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

UAE dituduh alihkan senjata ke gerilyawan Yaman

Dubai (ANTARA News) – Amnesty International pada Rabu menuduh Uni Emirat Arab (UAE) mengalihkan pasokan persenjataan dari negara-negara Barat dan negara-negara lain ke “para gerilyawan tak bertanggung jawab yang diduga melakukan kejahatan perang” di Yaman.

UAE dan Arab Saudi memimpin koalisi militer, yang juga meliputi pasukan setempat dari berbagai faksi di Yaman, untuk mengembalikan kekuasaan pemerintah yang diakui secara internasional. Pemerintahan tersebut didepak pada 2014 oleh kelompok Al Houthi, yang terkait dengan Iran.

“Pasukan Emirat menerima persenjataan senilai miliaran dolar dari negara-negara Barat dan negara-negara lain, namun mengalihkannya kepada gerilyawan yang tidak jelas di Yaman dan diketahui melakukan kejahatan perang,” kata Amnesty dalam sebuah pernyataan.

“Penyebarluasan kekuatan tempur ini menjadi faktor utama bencana bagi ribuan warga sipil Yaman yang telah tewas, sementara jutaan lainnya berada diambang kelaparan akibat dampak langsung dari peperangan ini,” kata organisasi hak asasi manusia (HAM) itu.

Kantor Media Pemerintah UAE masih belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Amnesty tersebut.

UAE telah melatih dan mempersenjatai ribuan pejuang Yaman, sebagian besar di provinsi-provinsi di wilayah selatan dan pesisir barat, sebagai bagian dari pasukan yang memerangi Al Houthi.

Al Houthi kini mengusai sebagai besar wilayah perkotaan, termasuk Ibu Kota Sanaa dan pelabuhan utama Hodeidah.

Negara-negara Barat yang sebagian besar menyediakan persenjataan dan intelijen bagi koalisi, telah menekankan agar perang hampir empat tahun di negara itu diakhiri setelah pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Peristiwa pembunuhan itu membuat mereka meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas Arab Saudi di kawasan.

Sejumlah organisasi HAM menuduh kedua pihak yang bertikai kemungkinan melakukan kejahatan perang, termasuk kekerasan terhadap para tahanan. Tuduhan itu ditepis kedua pihak.

Amnesty menyerukan kepada berbagai negara untuk menghentikan penjualan sejatan ke pihak-pihak yang bertikai sampai “tidak ada lagi risiko besar” bahwa persenjataan itu kemungkinan digunakan untuk melanggar kemanusiaan atau hukum HAM.

Konflik di Yaman secara luas dianggap sebagai perang antara Muslim Suni Arab Saudi dan Muslim Syiah Iran, yang dihasut oleh suatu pihak berpengaruh.

Al Houthi membantah tuduhan bahwa Iran memasok mereka dengan persenjataan dan mengatakan bahwa revolusi mereka menentang korupsi.

Baca juga: Pihak-pihak yang berperang di Yaman bertemu di kapal bahas penarikan tentara
 

Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah baru Lebanon akan pisahkan diri dari konflik kawasan

Beirut (ANTARA News) – Pemerintahan baru Lebanon pada Selasa (5/2) mengatakan pihaknya akan tetap pada kebijakan saat ini untuk tidak terlibat dalam konflik kawasan, seperti Suriah, setelah pembicaraan serangkaian kebijakan dilaksanakan.

Lebanon menetapkan prinsip “pemisahan” pada 2012 untuk menjaga negara yang terpecah itu berada di luar perseteruan kawasan yang kompleks seperti perang berkepanjangan di negara tetangganya, Suriah.

Amerika Serikat (AS) telah meminta Lebanon untuk menetapkan kebijakan itu setelah kelompok Hizbullah, yang didukung Iran, meraih lebih banyak pengaruh dengan tambahan kursi di kabinet.

Meskipun telah merapkan kebijakan untuk memisahkan diri, kelompok bersenjata Hizbullah telah bertahun-tahun berperang di Yaman untu mendukung Presiden Bashar al Assad.

“Kami sebagai sebuah negara berkomitmen untuk tidak ikut campur dalam berbagai peristiwa di kawasan,” kata Menteri Informasi Lebanon Jamal al Jarrah setelah menggelar pertemuan dengan komisi yang mengajukan rancangan kebijakan itu.

Peran besar Hizbullah — dengan tiga dari 30 kursi di kabinet — mencerminkan besarnya pengaruh yang diperoleh kelompok itu dari keterlibatan mereka di Suriah serta dukungan dari aliansi-aliansi mereka dalam pemilihan legislatif pada Mei lalu.

Partai-partai yang bersaing di Lebanon menyepakati pemerintah persatuan baru setelah hampir sembilan bulan berseteru pascapemilu legislatif.

Jarrah mengatakan komisi kebijakan telah menyelesaikan tugasnya dan dokumen tersebut akan setujui oleh kabinet pada Rabu, sebelum diajukan ke parlemen. Komisi itu juga merekomendasikan kebijakan mengenai pengungsi Suriah di Lebanon serta reformasi ekonomi.

Pemerintah AS telah meminta pemerintah baru Lebanon untuk menjamin bahwa sumber daya mereka tidak akan digunakan untuk membantu Hizbullah, gerakan yang AS anggap sebagai organisasi teroris.

Baca juga: Lebanon umumkan susunan kabinet
Baca juga: Presiden Lebanon serukan pengungsi Suriah pulang

 

Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasukan Israel tahan 13 warga Tepi Barat, Palestina

Jenin, Palestina(Antara/WAFA-OANA) – Pasukan Israel pada Senin (4/2) menahan sedikitnya 13 orang Palestina, kebanyakan dalam beberapa serangan pada hari di seluruh Tepi Barat Sungai Jordan, kata beberapa sumber.

Beberapa sumber lokal mengatakan kendaraan militer Israel menyerbu Kota Jenin di bagian utara Tepi Barat, tempat tentara menahan tiga orang Palestina, termasuk seorang mantan tahanan.

Tentara juga menahan dua orang Palestina setelah menyerbu rumah keluarga mereka di Kamp Pengungsi Jenin, kata Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa siang.

Sementara itu, pasukan Israel menahan tiga orang Palestina di Kabupaten Tulkarem, bagian utara Tepi Barat.

Cabang Masyarakat Tahanan Palestina (PPS), yang berpusat di Tulkare, mengatakan satuan militer Israel menahan satu orang Palestina dari Desa Nazlet Issa, bagian utara Tulkarem.

PPS mengkonfirmasi dua lagi penyerbuan militer Israel di Permukiman Irtah dan Iktaba di Kota Tulkarem, sehingga dua orang Palestina ditahan.

Di Kabupaten Al-Quds (Jerusalem), pasukan Israel menahan dua pelajar Palestina yang berusia 15 tahun, selama penyerbuan di Kota Kecil Abu Dis, bagian tenggara Al-Quds.

Yasmin Al-Khatib, seorang pegiat lokal, mengatakan tentara mengepung Kampus Universitas Al-Quds, memburu dan menembakkan gas air mata ke arah pelajar yang dalam perjalanan ke sekolah setempat.

Secara terpisah, polisi militer Israel menciduk satu orang Palestina di luar Gerbang Singa, yang juga dikenal dengan nama Bab Al-Asbat, di Kota Tua Al-Quds.

Koresponden Kantor Berita WAFA melaporkan beberapa saksi mata mengatakan polisi dengan kejam menyerang pemuda tersebut sebelum menahan dia.

Di Kabupaten Al-Khalil (Hebron), pasukan keamanan dan petugas lokal mengatakan kendaraan militer Israel menyerbu Kota Al-Khalil –tempat tentara menahan dua orang Palestina, termasuk seorang mantan tahanan.

Pasukan Israel seringkali menyerbu rumah orang Palestina hampir setiap hari di seluruh Tepi Barat dengan dalih “mencari orang Palestina yang dicari”, sehingga memicu bentrokan dengan warga Palestina.

Penyerbuan itu, yang juga dilakukan di daerah yang sepenuhnya dikuasai oleh Pemerintah Otonomi Nasional Palestina, dilancarkan tanpa ada surat perintah penggeledahan, kapan saja dan di mana saja militer pilih dalam mempertahankan kekuasaan pembersihan sewenang-wenangnya.

Reporting by Chaidar Abdullah
(Uu.C003/M007)
 

Pewarta:
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemukim Yahudi nodai masjid di dekat Ramallah

Ramallah, Palestina (Antara/WAFA-OANA) – Pemukim Yahudi pada Senin (4/2) menodai satu masjid di satu desa di bagian timur Ramallah, Tepi Barat Sungai Jordan, kata satu sumber di kota praja.

Wali Kota Deir Dibwan Mansour Mansour mengatakan kepada kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi, pemukim Yahudi menyerbu desa tersebut dan menulis slogan anti-Palestina dengan menyemprotkan cat di tembok dan lantai masjid serta beberapa kendaraan.

Media Israel melaporkan bahwa di antara corat-coret yang disemprotkan di masjid itu adalah apa yang disebut Bintang Daud dan slogan yang bertuliskan “Di sini mereka menghasut untuk membunuh orang Yahudi” dan “Am Yisrael Chai (Israel Hidup)”.

Rakyat Palestina melaporkan bahwa pemukim Yahudi menyebarkan zat yang mudah terbakar di rak sepatu yang diletakkan di pintu masuk masjid, tapi tampaknya tidak membakarnya.

Menteri Urusan Agama dan Waqaf Yousef Id`es mencela perbuatan pemukim Yahudi menodai masjid tersebut.

“Tak ada lagi tempat aman untuk beribadah sehubungan dengan serangan oleh pemukim dan pasukan Yahudi dan kejahatan (terhadap rakyat Palestina),” kata Id`es. Ia menambahkan perbuatan penodaan adalah serangan provokatif baru yang ditambahkan ke dalam daftar kejahatan Israel terhadap tempat suci.

Ia mendesak negara Arab dan Islam dan negara terhormat lain di seluruh dunia untuk campur-tangan dan melindungi tempat suci di wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Dalam peristiwa lain, serangan pemukim Yahudi berakhir secara dramatis, seperti kasus pembakaran oleh pemukim Yahudi terhadap keluarga Dawabsheh di Desa Duma, Kabupaten Nablus pada 31 Juli 2015.

Serangan pembakaran itu mengakibatkan tewasnya bayi Palestina yang berusia 18 bulan, Ali Dawabsheh, dan kedua orang tua bayi tersebut luka parah–Sa`ad dan Riham –yang menyerah pada luka mereka dua pekan kemudian. Putra pasangan itu, yang berusia tujuh tahun –Ahamd, adalah satu-satunya penyintas dalam peristiwa tersebut.

Serangan semacam itu dilakukan oleh “Price tag”, satu kelompok bawah tanah Israel anti-Palestina, yang secara rutin menyerang orang Palestina di wilayah Palestina yang diduduki dan di dalam wilayah Israel.

Pemerintah Israel tetap menolak untuk mencapnya sebagai organisasi teroris dan menganggapnya sebagai satu-satunya kelompok pelaku penodaan. Pemerintah Israel juga menganggap serangan semacam itu sebagai kejahatan kebencian terhadap orang Palestina.

Kekerasan oleh pemukim Yahudi terhadap orang Palestina dan harta mereka sering terjadi di Tepi Barat dan pelakunya jarang dihukum oleh penguasa Yahudi.

Serangan tersebut antara lain meliputi pembakaran masjid dan harta, pelemparan batu, pencabutan tanaman dan pohon zaitun, serangan terhadap rumah yang rentan.

Jumlah pemukim Yahudi yang tinggal di permukiman khusus buat orang Yahudi di seluruh Al-Quds (Jerusalem) Timur, yang diduduki, dan Tepi barat dalam pelanggaran terhadap hukum Israel melonjak jadi 834.000 dan perluasan permukiman telah naik tiga kali lipat sejak penandatanganan Kesepakatan Oslo pada 1993.

Semua permukiman di seluruh Tepi Barat tidak sah berdasarkan hukum internasional, terutama Pasal 49 Konvensi Jenewa Keempat –yang menetapkan kekuatan pendudukan tak boleh mendeportasi atau memindahkan beberapa bagian penduduk sipilnya sendiri ke wilayah yang didudukinya.

Penyunting: Chaidar Abdullah. (Uu.C003/M007)

Pewarta:
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tentara Israel menembak orang Palestina di Tepi Barat

Jenin, Palestina(Antara/WAFA-OANA) – Tentara Israel di pos pemeriksaan Jalama di sebelah timur-laut Kota Jenin di bagian utara Tepi Barat Sungai Jordan pada Senin (4/2) menembak dua pengedara motor Palestina, menewaskan satu orang dan melukai seorang lagi.

Direktur Bulan Sabit Merah di Jenin Mahmoud Saadi mengatakan kepada Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi, salah satu ambulansnya membawa pemuda yang cedera ke rumah di Jenin. Pemuda Paletina tersebut telah ditembak dan dicederai oleh tentara Israel di pos pemeriksaan Jalama.

Ia dilaporkan mengalami cedera sedang sampai serius sebab peluru memasuki pinggangnya dan keluar dari pudaknya.

Seorang Palestina lainnya, yang tewas, mula-mula ditahan oleh tentara Yahudi sebelum kemudian diserahkan kepada orang Palestina. Ia diidentifikasi sebagai Abdullah Faisal Tawalbeh, yang berusia 19 tahun.

Beberapa saksi mata mengatakan kedua pemuda Palestina itu sedang naik motor di jalan masuk ke Desa Jalama ketika tentara melepaskan tembakan ke arah mereka tanpa alasan.

Penyunting : Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Israel larang tujuh perempuan Palestina masuk Al-Aqsha

Al-Quds (Antara/WAFA-OANA) – Pemerintah Israel pada Ahad malam (3/2) memutuskan untuk melarang tujuh perempuan Palestina warga Al-Quds (Jerusalem) memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha selama dua pekan, kata seorang pengacara.

Khaled Zabarqa, seorang pengacara, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Palestina, WAFA –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi, mengatakan polisi militer Israel menahan enam perempuan Palestina dan seorang perempuan muda saat mereka akan meninggalkan tempat bentrokan di Al-Quds Timur melalui beberapa gerbang.

Perempuan Palestina yang ditahan tersebut dibebaskan setelah mereka dipaksa menandatangani perintah yang melarang mereka memasuki tempat suci umat Muslim itu selama 14 hari.

Zabarqa menyatakan semua perempuan tersebut ditangkap karena mereka duduk di bagian timur kompleks Masjid Al-Aqsha, yang dikenal dengan nama Bab Ar-Rahma.

Pada akhir Januari polisi Israel memerintahkan seorang perempuan Palestina dari dalam wilayah Israel untuk menjauhi Masjid Al-Aqsha selama 15 hari.

Sebabnya ialah perempuan Palestina tersebut melawan polisi Israel ketika anggota pasukan polisi melanggar tempat suci ketiga umat Muslim itu, setelah mereka memasuki bangunan masjid.

Polisi menahan Muntaha Imara, seorang warga Desa Zulfa di pos polisi Gerbang Jaffa di Al-Quds selama beberapa jam pada Senin (28/1), setelah polisi mengejar perempuan itu ke dalam kompleks Masjid Al-Aqsha saat ia melawan keberadaan provokatif polisi Israel di tempat suci umat Muslim tersebut.

Muntaha Imara dibebaskan pada Senin malam, setelah polisi memerintahkan dia untuk tidak berada di Masjid Al-Aqsha selama 15 hari.

Polisi Israel juga memperingatkan beberapa bus yang membawa jamaah dari dalam wilayah Israel menuju Masjid Al-Aqsha agar tidak memberi Muntaha tumpangan, atau bus mereka akan disita.

Itu bukan untuk pertama kali Muntaha Imara ditahan oleh polisi dan diperintahkan untuk menjauhi Masjid Al-Aqsha.
Penyunting: Chaidar Abdullah
(Uu.C003/M007)

Pewarta:
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Paus, Imam Al Azhar tandatangani deklarasi perdamaian dunia

Jakarta (ANTARA News) – Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Dr. Ahmed al-Tayeb menandatangani Deklarasi Abu Dhabi, yakni sebuah dokumen tentang persaudaraan manusia untuk perdamaian dunia dan hidup bersama.

Dalam keterangan tertulis dari Pertemuan Persaudaraan Manusia (Human Fraternity Meeting) yang diterima di Jakarta, Selasa, disebutkan bahwa dokumen tersebut bertujuan mendorong hubungan yang lebih kuat antarmanusia untuk menghadapi ekstremisme serta dampak negatifnya.

Upacara penandatanganan deklarasi pada 4 Februari 2019 dihadiri oleh Wakil Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Perdana Menteri dan Pejabat Dubai, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, serta lebih dari 400 pemimpin agama.

Dalam upacara tersebut, Wakil Presiden UEA juga menyerahkan “Penghargaan Persaudaraan Manusia – Dari Dar Zayed” kepada Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar.

Penghargaan ini diberikan kepada Dr. Ahmed al-Tayeb sebagai pengakuan atas posisinya dalam membela moderasi, toleransi, nilai-nilai global serta penolakannya terhadap ekstremisme radikal.

Sementara Paus Fransiskus dikenal sebagai promotor toleransi dengan mengesampingkan perbedaan. Ia pun dikenal karena panggilan tekadnya untuk mewujudkan perdamaian dan persaudaraan diantara umat manusia.

Dalam pidatonya sebelum menandatangani Deklarasi Abu Dhabi, Paus Fransiskus mengatakan bahwa “kebencian dan kekerasan” atas nama Tuhan tidak dapat dibenarkan. 

Paus juga menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan dalam upaya mengurangi konflik.

Sementara itu, Dr. Ahmed al-Tayeb, yang merupakan salah satu pemimpin Muslim terkemuka di dunia, menyeru umat Islam untuk melindungi komunitas Kristen di Timur Tengah dan bagi umat Islam di Barat untuk berintegrasi dalam masyarakat mereka.

“Anda adalah bagian dari masyarakat, anda bukan minoritas,” kata imam besar tersebut dalam pidatonya.

Upacara penandatanganan Deklarasi Abu Dhabi merupakan bagian dari Pertemuan Persaudaraan Manusia yang diselenggarakan oleh pemerintah UEA, yang sekaligus menjadi peristiwa bersejarah dimana Pimpinan Tertinggi Gereja Katolik untuk pertama kalinya mengunjungi Teluk Arab.

Baca juga: Paus tiba di UAE dalam kunjungan bersejarah di Teluk Arab

Baca juga: Paus katakan ikuti krisis Yaman dengan penuh kekhawatiran

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Irak: Trump tidak minta izin untuk `awasi Iran`

Baghdad (ANTARA News) – Presiden Irak Barham Salih pada Senin mengatakan Presiden Donald Trump tidak meminta izin Irak agar pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di sana “mengawasi Iran”.

Berbicara dalam sebuah forum di Baghdad, Salih menanggapi pertanyaan soal komentar Trump kepada CBS tentang bagaimana dia akan meminta pasukan yang ditempatkan di Irak untuk “mengawasi” Iran.

Menurut Salih, kehadiran pasukan AS di Irak adalah sebagai bagian dari kesepakatan antarkedua negara dengan misi khusus memerangi terorisme, dan mereka harus berpegang pada itu.

Trump mengatakan penting bagi AS untuk menjaga keberadaan militernya di Irak supaya Washington dapat mengawasi Iran “karena Iran adalah masalah yang sebenarnya,” menurut wawancara CBS yang disiarkan pada Minggu (3/2).

“Jangan terlalu membebani Irak dengan masalah Anda sendiri,” kata Salih. “Amerika Serikat adalah kekuatan utama … tetapi jangan mengejar prioritas kebijakan Anda sendiri, kami yang tinggal di sini.”

Irak berada pada posisi yang sulit saat ketegangan antara dua sekutu terbesarnya, Amerika Serikat dan Iran, meningkat.

“Sangat penting bagi Irak untuk memiliki hubungan yang baik dengan Iran” dan negara-negara tetangga yang lain, kata presiden.

Baca juga: Gedung Putih minta Pentagon sediakan opsi serangan terhadap Iran
Baca juga: PM Irak bahas penarikan pasukan AS dari Suriah dengan Menlu Pompeo

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019